SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Kebakaran melanda sebuah toko bangunan di Jalan Siliwangi Raya, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (6/7/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut lantaran pemilik maupun pegawai toko sedang berada di lantai bawah saat api mulai membakar bagian lantai dua bangunan.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran. Sebanyak lima unit mobil pemadam dari tiga pos langsung dikerahkan ke lokasi untuk mencegah kobaran api merembet ke area toko yang dipenuhi material bangunan.
Petugas Damkar Tangsel, Abdul Rojak mengatakan bahwa api hanya melahap sebagian lantai dua bangunan yang difungsikan sebagai dapur dan kamar tidur.
Baca Juga: Musim Kemarau, Ribuan Kepala Keluarga di Tangsel Berpotensi Alami Krisis Air Bersih
“Objek yang terbakar itu toko bangunan, tetapi yang terbakar itu dilantai dua hanya dapur dan kamar,” ujarnya saat dimintai keterangan di lokasi.
Ia menjelaskan, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.12 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat merambat ke lantai dasar maupun area penyimpanan material bangunan.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu jam. Api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Seragam Sekolah Gratis di Tangsel Hanya Untuk Siswa Jalur Afirmasi
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.
“Penyebab kebakaran sementara kita duga listrik, karena diatas tidak ada kegiatan memasak. Lantai dua sedang kosong, ditempati tetapi pegawai nya sedang menjaga toko dibawah,” jelasnya.
Akibat insiden itu, sekitar 50 persen area lantai dua mengalami kerusakan akibat terbakar. Sementara lantai dasar yang berisi berbagai bahan material bangunan berhasil diselamatkan sehingga kerugian yang lebih besar dapat dihindari.
“Alhamdulillah untuk semua bahan material terselamatkan,” katanya.
Dalam operasi pemadaman, kata dia, Damkar Tangsel mengerahkan sekitar 25 personel yang berasal dari tiga pos pemadam. Selama proses penanganan, petugas tidak menemui kendala berarti sehingga api dapat segera dikendalikan.
Atas kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp40 juta. (eko)




























