SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengerahkan dua unit armada beserta 11 personel untuk membantu upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri mengatakan perbantuan tersebut merupakan bentuk sinergi antardaerah dalam menangani kebakaran yang membutuhkan penanganan skala besar.
Kata dia, perbantuan perdana itu diberangkatkan pada Sabtu (4/7/2026) setelah Damkar Tangsel menerima permintaan bantuan dari petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang yang tengah berjibaku memadamkan kobaran api di kawasan TPA Jatiwaringin.
“Damkar Tangerang Selatan sudah mengirimkan 2 unit armada dan 16 petugas damkar untuk perbantuan pemadaman TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).
Dua armada yang diterjunkan berasal dari Unit 021 Pos Irian Flores. Kendaraan pemadam bersama personel langsung bergerak menuju lokasi kebakaran untuk bergabung dengan tim gabungan yang telah lebih dahulu melakukan penanganan.
Dohiri mengatakan pengerahan personel dan armada dilakukan sebagai bentuk komitmen Damkar Tangsel dalam mendukung penanganan bencana di wilayah sekitar, terutama ketika kondisi di lapangan membutuhkan tambahan kekuatan.
Baca Juga: Relawan Dirikan Posko Darurat, Suplai Vitamin dan Logistik untuk Petugas Pemadam TPA Jatiwaringin
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pengiriman dua unit armada saja. Damkar Tangsel akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi dan siap menambah dukungan apabila diperlukan oleh komando penanganan di lapangan.
“Insya Allah masih kita terus bantu sesuai kebutuhan di lapangan. Tapi nanti lihat kebutuhan di lokasi, kita ada komando dari teman-teman Kabupaten,” jelasnya m
Dohiri menegaskan, seluruh personel yang diberangkatkan telah dibekali kesiapan operasional untuk menghadapi medan pemadaman di area TPA yang umumnya memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibanding kebakaran biasa.
Selain luasnya area, material sampah yang mudah terbakar serta potensi munculnya titik api baru menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Damkar Tangsel pun memastikan kesiapsiagaan armada di wilayah Kota Tangerang Selatan tetap terjaga meski sebagian personel diterjunkan untuk membantu daerah lain. Pengaturan personel dan armada dilakukan agar pelayanan terhadap masyarakat Tangsel tetap berjalan normal apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
Diketahui, peristiwa itu terjadi sejak Selasa, 30 Juni dan hingga hari ini belum kunjung padam. Kebakaran ini menyebabkan puluhan warga sekitar lokasi mengungsi. Dampak kebakaran menyebabkan kualitas udara berbahaya bagi kesehatan. (eko)
Baca Juga: BNPB Terapkan Metode Injeksi Air untuk Padamkan Total Kebakaran TPA Jatiwaringin




























