Selasa, 7 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Bengkel Las Tagih Rp 43 Juta, Perbaikan 7 Bentor Milik Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang Belum Dibayar

Sudah 6 Bulan

Oleh Made Nusantara
Senin, 6 Jul 2026 15:57 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Bengkel Las Tagih Rp 43 Juta, Perbaikan 7 Bentor Milik Kecamatan Karang Tengah Belum Dibayar

BENTOR KECAMATAN KARANG TENGAH: Inilah bentor milik Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Seorang pelaku usaha bengkel las di Kota Tangerang, Baharuddin, mengaku belum menerima pembayaran sekitar Rp43 juta atas pekerjaan perbaikan tujuh becak motor (bentor) pengangkut sampah milik Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Padahal, pekerjaan tersebut telah rampung sejak akhir 2025 dan kendaraan disebut telah digunakan untuk operasional pelayanan masyarakat.

Baharuddin menuturkan, persoalan itu telah berlangsung sekitar enam bulan tanpa kepastian penyelesaian dari pihak kecamatan. Berbagai upaya yang ia lakukan untuk meminta penjelasan pun belum membuahkan hasil. Kerja sama itu, menurut Baharuddin, bermula pada Oktober 2025 ketika seorang pegawai Kecamatan Karang Tengah mendatangi bengkelnya dan menawarkan pekerjaan perbaikan 14 unit bentor.

Tahap pertama hanya berupa perbaikan ringan, seperti menambal bagian bodi yang keropos dan mengganti pelat yang rusak. Pekerjaan tersebut selesai dan dibayar tanpa kendala. Selanjutnya, pegawai yang sama kembali meminta agar sebagian bentor diperbaiki lebih menyeluruh sesuai arahan pimpinan kecamatan.

“Tahap kedua ada tujuh bentor lagi yang diperbaiki lebih besar. Katanya itu permintaan atasannya karena tidak mau hanya diperbaiki ringan. Ada yang ganti bak, ganti sasis, ada juga yang dipasang topi. Pembayarannya juga lancar,” kata Baharuddin. Masalah muncul pada pekerjaan tahap ketiga yang juga mencakup tujuh unit bentor. Baharuddin mengatakan seluruh pekerjaan diselesaikan hingga malam pergantian tahun 2025 menuju 2026.

Sebelum tutup buku anggaran, ia mengaku telah menyerahkan nota pekerjaan kepada pihak kecamatan. Namun, ketika mendatangi kantor kecamatan pada Februari 2026 untuk menanyakan pembayaran, pekerjaan tersebut justru dipersoalkan. “Katanya pekerjaannya dianggap fiktif. Padahal barangnya ada, bentornya sampai sekarang dipakai untuk pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut nilai pekerjaan tahap ketiga mencapai sekitar Rp43 juta, yang merupakan akumulasi biaya perbaikan tujuh bentor dengan tingkat kerusakan berbeda. Baharuddin membantah tudingan adanya penggelembungan harga. Menurut dia, seluruh biaya disesuaikan dengan kondisi masing-masing kendaraan. “Saya berani dicek ke bengkel lain. Kalau memang harga saya lebih mahal, silakan dibandingkan. Saya tidak ada mark up,” katanya.

Baca Juga: Ria Nurhijriah Hibur Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan Sembako

Berulang Kali Datangi Kantor Kecamatan

Baharuddin mengaku telah beberapa kali mendatangi Kantor Kecamatan Karang Tengah untuk meminta kejelasan. Pada kunjungan pertama, ia bertemu Sekretaris Kecamatan bersama sejumlah pejabat lainnya. Saat itu, ia mendapat penjelasan bahwa persoalan tersebut akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada camat.

BeritaTerbaru

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kiri) didampingi Gubernur Banten Andra Soni memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau ruas jalan Nasional Serdang-Bojonegara-Merak, Senin (6/7/2026) malam. (ISTIMEWA)

Jalan Serdang – Merak Bakal Dilebarkan, Gubernur Banten dan Menteri PU Tinjau Lokasi

Selasa, 7 Jul 2026 10:18 WIB
MEMBUKA MTQ : Gubernur Banten Andra Soni (dua dari kanan), membuka acara MTQ ke 23 tingkat Provinsi Banten. (ISTIMEWA)

Buka Acara MTQ XXIII Provinsi Banten, Andra Soni: Tingkatkan Kualitas Moral Masyarakat

Selasa, 7 Jul 2026 10:10 WIB
Kodim 0510/Tigaraksa Selaraskan Program Sisrendal Binter dengan Pembangunan Daerah

Kodim 0510/Tigaraksa Selaraskan Program Sisrendal Binter dengan Pembangunan Daerah

Senin, 6 Jul 2026 22:38 WIB
Legislator Kabupaten Tangerang Siapkan Pembahasan Perda LGBTQ

Legislator Kabupaten Tangerang Siapkan Pembahasan Perda LGBTQ

Senin, 6 Jul 2026 22:36 WIB

Sebulan kemudian, ia kembali datang, tetapi hanya bertemu seorang pegawai yang berjanji akan menyampaikan persoalan itu kepada Sekretaris Kecamatan. Seminggu setelahnya, Baharuddin kembali mendatangi kantor kecamatan. Namun, ia mengaku tidak dapat bertemu dengan pejabat yang ingin ditemui meski telah meminta bantuan petugas keamanan.

“Saya hanya ingin kejelasan. Kalau memang tidak bisa dibayar karena prosedur, sampaikan secara resmi. Kalau yang bertanggung jawab pegawai yang memerintahkan saya, sampaikan juga. Jangan dibiarkan menggantung seperti ini,” ujarnya. Menurut Baharuddin, hingga kini belum pernah ada pertemuan yang mempertemukan dirinya dengan pegawai yang memberikan pekerjaan maupun pimpinan kecamatan untuk mengklarifikasi persoalan tersebut. Padahal, menurut dia, langkah itu diperlukan agar dapat diketahui apakah persoalan yang terjadi murni terkait administrasi atau ada hal lain.

Akui Tidak Ada SPK

Baharuddin mengakui pekerjaan tersebut dilakukan tanpa Surat Perintah Kerja (SPK) maupun nota kesepahaman. Seluruh proses, kata dia, hanya berdasarkan komunikasi lisan dengan seorang pegawai kecamatan yang menangani pemeliharaan bentor. Meski demikian, ia mengaku tidak mempermasalahkan hal itu karena dua pekerjaan sebelumnya tetap dibayarkan.

Baca Juga: Tarif Transjabodetabek Diusulkan Naik Rp 10 Ribu

“Kalau memang prosedurnya salah, kenapa dari awal tidak diberi tahu? Kenapa dua tahap pertama dibayar, sementara yang terakhir dipersoalkan?” katanya. Ia juga membantah adanya pemberian komisi kepada pegawai yang memesan pekerjaan tersebut. “Orang yang datang itu tidak pernah minta apa-apa. Paling hanya saya suguhkan kopi dan rokok saat datang ke bengkel,” ujarnya.

Baharuddin mengatakan seluruh biaya perbaikan ditalangi menggunakan modal pribadinya. Sebagian dana juga berasal dari uang muka yang diberikan sejumlah pengemudi bentor yang meminta perbaikan tambahan. Karena itu, menurut dia, bukan hanya dirinya yang menunggu penyelesaian persoalan tersebut.

Ia berharap Pemerintah Kota Tangerang turun tangan menyelesaikan persoalan itu. Baharuddin juga meminta Wali Kota Tangerang Sachrudin mengecek langsung kondisi fisik bentor yang telah diperbaiki agar tidak muncul anggapan adanya pekerjaan fiktif. “Saya hanya minta kejelasan. Kalau memang harus dicek, silakan dicek satu per satu.

Bentornya ada, hasil pekerjaannya nyata. Kalau memang ada kesalahan administrasi, sampaikan secara terbuka agar saya tahu harus meminta pertanggungjawaban kepada siapa,” katanya. Hingga berita ini disusun, pihak Kecamatan Karang Tengah belum memberikan tanggapan atas klaim Baharuddin. Upaya konfirmasi kepada pihak kecamatan masih dilakukan. (ari)

 

Tags: Bengkel Las Tagih Rp 43 JutaKecamatan Karang Tengah Kota TangerangPerbaikan 7 Bentor Milik Kecamatan Karang Tengah Belum Dibayar
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

DPRD Kabupaten Tangerang Nilai Perpres Bisa Jadi Dasar Perda Terkait LGBTQ
Kabupaten Tangerang

DPRD Kabupaten Tangerang Nilai Perpres Bisa Jadi Dasar Perda Terkait LGBTQ

Senin, 6 Jul 2026 22:34 WIB
Pemkab Tangerang Matangkan Program Kampung Nelayan di Pesisir Utara
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Matangkan Program Kampung Nelayan di Pesisir Utara

Senin, 6 Jul 2026 22:30 WIB
Wabup Tangerang Apresiasi Kolaborasi Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaingin
Kabupaten Tangerang

Wabup Tangerang Apresiasi Kolaborasi Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaingin

Senin, 6 Jul 2026 22:26 WIB
Pemkab Tangerang Minta Dukungan Pemerintah Pusat Bangun 9 Perlintasan Kereta
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Minta Dukungan Pemerintah Pusat Bangun 9 Perlintasan Kereta

Senin, 6 Jul 2026 21:58 WIB
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online, Tiga Kamat Kontrakan di Sepatan Tangerang Disegel
Kabupaten Tangerang

Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online, Tiga Kamat Kontrakan di Sepatan Tangerang Disegel

Senin, 6 Jul 2026 21:50 WIB
Pasar ABC di Panongan Tangerang Hidupkan UMKM Kreatif Berbasis Budaya
Kabupaten Tangerang

Pasar ABC di Panongan Tangerang Hidupkan UMKM Kreatif Berbasis Budaya

Senin, 6 Jul 2026 21:46 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Penipuan Digital Sedot Rp9,3 T, OJK: Baru Rp674 M Terselamatkan

Penipuan Digital Sedot Rp9,3 T, OJK: Baru Rp674 M Terselamatkan

Senin, 6 Jul 2026 18:15 WIB
Nasib 155 PKL Lebak yang Direlokasi ke "Zona Merah" Menunggu Kepastian

Nasib 155 PKL Lebak yang Direlokasi ke “Zona Merah” Menunggu Kepastian

Rabu, 1 Jul 2026 19:06 WIB

TPA Jatiwaringin Terbakar, Pemkot Tangerang Perketat Pengamanan TPA Rawa Kucing

Rabu, 1 Jul 2026 13:14 WIB
RAIH JUARA - Dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, dalam rangka menyambut HUT Jakarta Ke-449, pesilat binaan Padepokan Manderaga meraih juara 2 dan juara 3. (ISTIMEWA)

Membanggakan, Pesilat Muda Padepokan Manderaga Pandeglang Raih Juara 2 dan 3 Tingkat Kejurnas di Jakarta

Jumat, 3 Jul 2026 14:51 WIB
Argentina vs Mesir, Pertaruhan Juara Bertahan

Argentina vs Mesir, Pertaruhan Juara Bertahan

Senin, 6 Jul 2026 17:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.