Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Disnaker Tangsel Perkuat Pengawasan Program Pengiriman Pekerja Migran

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 13 Jul 2026 16:32 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Disnaker Tangsel Perkuat Pengawasan Program Pengiriman Pekerja Migran

NOTA KESEPAHAMAN: Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Pembukaan Pelatihan Kerja ke Luar Negeri yang digelar di Gedung Galeri UMKM, Senin (13/7/2026). (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai memperkuat pengawasan terhadap program penempatan pekerja migran ke luar negeri.

Langkah tersebut dilakukan menyusul tingginya potensi kerawanan yang mengintai calon pekerja migran, mulai dari eksploitasi hingga persoalan ketenagakerjaan lainnya.

Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Pembukaan Pelatihan Kerja ke Luar Negeri yang digelar di Gedung Galeri UMKM, Senin (13/7/2026).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Selatan, Sabam Maringan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai fasilitator pelatihan, tetapi juga memastikan perusahaan yang menjadi mitra benar-benar memiliki kompetensi dan legalitas dalam menyalurkan tenaga kerja ke luar negeri.

“Kita Disnaker hanya memfasilitasi terutama tanggung jawab kita itu supaya ini perusahaan benar-benar capable untuk melaksanakan tugas-tugasnya,” ujarnya di lokasi.

Menurutnya, sektor penempatan pekerja migran merupakan salah satu bidang yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Karena itu, pengawasan pemerintah menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Baca Juga: Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

“Karena ini masalah ketenagakerjaan, salah satu bidang yang sebenarnya rawan gitu ya. Tingkat kerawanannya tinggi, rawan eksploitasi dan sebagainya. Ini jadi concern kita untuk tetap mendampingi, mempersamai perusahaan yang mengirimkan anak-anak kita ke luar negeri supaya dia bisa menekan risiko,” sebutnya.

Sabam menjelaskan, para peserta akan mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhan negara tujuan maupun jenis pekerjaan yang diminati. Selain pembekalan bahasa asing, peserta juga akan memperoleh pelatihan teknis berdasarkan bidang kerja masing-masing.

BeritaTerbaru

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
Abu Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 15:12 WIB

“Ada sekitar 69 untuk tahap pertama ini, sekarang baru ada 31 yang hadir. Mereka sekarang akan mendapatkan pelatihan bahasa terutama Jepang dan Inggris karena orientasi pasarnya ke sana,” katanya.

Untuk pelatihan bahasa, durasinya berbeda-beda. Peserta yang akan bekerja ke negara berbahasa Inggris diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Sementara peserta yang dipersiapkan ke Jepang harus menjalani pelatihan lebih lama karena harus menguasai huruf Kanji, sehingga prosesnya bisa mencapai empat hingga enam bulan.

“Kalau pelatihan bahasa itu maksimum 6 bulan. Jadi nanti, apalagi kalau Jepang gitu. Tapi kalau Inggris mungkin agak sedikit lebih mudah,” sebutnya.

Sabam mengatakan bahwa sebagian peserta yang mengikuti kelas bahasa Inggris diproyeksikan sudah bisa diberangkatkan pada tahun ini, sedangkan peserta tujuan Jepang kemungkinan membutuhkan waktu pelatihan lebih panjang sebelum berangkat.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Kata dia, Negara tujuan pekerja migran yang difasilitasi dalam program ini cukup beragam. Selain Jepang, peluang kerja juga terbuka di sejumlah negara Eropa, Amerika Serikat, Turki, Qatar hingga Montenegro. Penempatan dilakukan berdasarkan kebutuhan tenaga kerja atau job order yang tersedia.

Sementara, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membuka akses kerja bagi masyarakat Tangsel di pasar internasional.

“Iya hari ini kita mengkongkretkan kemitraan antara Pemerintah kota Tangerang Selatan kemudian juga beberapa perusahaan yang orientasinya untuk mempersiapkan pekerja migran kita ke luar negeri,” ungkapnya.

Selain kemampuan bahasa, para peserta juga akan dipersiapkan sesuai kebutuhan sektor pekerjaan yang banyak dibutuhkan di negara tujuan, seperti bidang kesehatan, perhotelan, restoran, hingga sektor jasa lainnya.

Benyamin menambahkan, Pemerintah Kota Tangsel telah membentuk tim kerja pekerja migran sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penempatan tenaga kerja yang lebih aman dan terarah.

“Ini akan terus kita lanjutkan. Tangsel sudah membentuk tim kerja pekerja migran,” pungkasnya. (eko)

Tags: disnaker tangselpekerjapekerja migranpengawasantangsel
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar
Headline

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Bola & Sport

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Jumat 4 September, Cek Lokasinya

Jumat, 4 Sep 2026 07:24 WIB
Inter Milan Lanjutkan Tren Positif, Bungkam Napoli

Inter Milan Lanjutkan Tren Positif, Bungkam Napoli

Minggu, 6 Sep 2026 17:14 WIB
Pemkot Tangerang Diminta Segera Normalisasi Drainase untuk Mitigasi Banjir

Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 09:18 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Kota Tangerang Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Selasa, 1 Sep 2026 19:20 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.