Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kandang Ayam Dekat Permukiman, Warga Perumahan Alam Serua 2 Protes

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 12 Jul 2026 16:46 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Satpol PP Tangsel Sebut Kandang Ayam di Ciputat Masih Ditoleransi

Kandang ayam di dekat Perumahan Alam Serua 2, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Warga Perumahan Alam Serua 2, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan beroperasinya kembali sebuah kandang ayam yang lokasinya hanya berjarak sekitar 20 meter dari kawasan permukiman. Aktivitas kandang ayam komersial tersebut menimbulkan bau menyengat, memicu munculnya lalat serta menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak kesehatan dan lingkungan.

Keluhan warga mencuat setelah kandang ayam tersebut kembali beroperasi sekitar dua pekan lalu. Padahal, sebelumnya kandang itu sempat lama tidak digunakan.

Salah seorang warga Perumahan Alam Serua 2, Yusuf Azhari mengatakan kandang ayam tersebut sebenarnya sudah berdiri sejak sekitar 2015. Namun, aktivitasnya sempat terhenti cukup lama sebelum akhirnya kembali beroperasi.

“Sebenarnya kandang itu sudah ada berdasarkan pemiliknya di 2015- an, terus vakum lama. Itu posisinya kandang ayam beroperasi lagi sekitar 2 minggu lalu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (12/7).

Menurutnya, keberadaan kandang ayam di tengah lingkungan permukiman kini menimbulkan persoalan baru bagi warga. Selain bau menyengat, warga juga mulai mendapati banyak lalat yang masuk ke rumah-rumah.

“Sedangkan posisi kandang sekarang mengganggu, polusi bau, potensi lalat yang sudah mulai banyak hinggap ke warga,” ucapnya.

Baca Juga: Warga Bukit Nusa Indah Surati Wali Kota Tangsel Soal Penolakan SMPN 25

Yusuf mengaku warga sempat mendatangi lokasi untuk berdialog secara baik-baik dengan pemilik kandang. Dalam pertemuan tersebut, pemilik yang mengaku bernama Ari disebut mengakui bahwa kandang tersebut merupakan miliknya.

“Kita mediasi gimana, tetapi pihak mereka tetap tidak mau menutup, sedangkan posisi kandang sekarang mengganggu, polusi bau, potensi lalat yang sudah mulai banyak hinggap ke warga,” jelasnya.

BeritaTerbaru

Mahasiswa UIN Jakarta Demo, Desak Dugaan Korupsi Diusut

Kamis, 10 Sep 2026 22:58 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi'i menyampaikan keterangan mepada wartawan terkait perkembangan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Pencarian Hari Ketiga Nihil, Kabasarnas: Belum Ada Tanda-tanda

Kamis, 10 Sep 2026 19:35 WIB
LIFE JAKET : Tim gabungan dari TNI AL menemukan life jaket saat melakukan pencarian terhadap rombongan wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)

Tim Pencari Sempat Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng, Labuan Pandeglang

Kamis, 10 Sep 2026 19:31 WIB
Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Kamis, 10 Sep 2026 19:28 WIB

Mediasi yang dilakukan pada pekan lalu, lanjut Yusuf, tidak membuahkan hasil. Karena itu warga memutuskan melaporkan persoalan tersebut ke sejumlah instansi pemerintah, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, pihak kecamatan hingga kelurahan.

Diketahui, kandang ayam dan perumahan warga hanya terpisahkan oleh tembok beton. Jaraknya yang begitu dekat, membuat aroma tidak sedap terhirup akibat terbawa angin.

Ketua Lingkungan RT 04 RW 05, Doddy Agung Faiz Kara menilai lokasi kandang ayam terlalu dekat dengan area permukiman sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan warga.

“Yang pertama pasti polisi udara, batas kandang ayam ke tembok perumahan kurang lebih 10 sampai 20 meter. sangat dekat sekali dengan area permukiman. Apa efeknya, aroma bau bisa dirasakan sendiri, baik bau ayam maupun bau dari kotorannya itu sendiri,” sebutnya.

Baca Juga: Kasus Kandang Ayam di Ciputat Tak Kunjung Tuntas, Warga Kirimkan Somasi

Ia menjelaskan, lingkungan yang terdampak terdiri dari sekitar 54 rumah. Bau dari kandang disebut paling menyengat pada pagi dan sore hari ketika angin mengarah ke kawasan perumahan.

“Aroma baunya itu semakin parah ketika pagi dan sore, karena baunya terbawa angin,” katanya.

Doddy mengatakan pihak lingkungan telah dua kali berkomunikasi langsung dengan pengelola kandang. Namun upaya tersebut tidak menghasilkan kesepakatan sehingga akhirnya warga mengirimkan surat pengaduan kepada sejumlah instansi pemerintah.

Warga meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap legalitas operasional kandang ayam tersebut, termasuk perizinan usaha, persetujuan lingkungan, dan seluruh dokumen yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.

Selain itu, warga juga meminta dilakukan pemeriksaan mengenai kesesuaian lokasi peternakan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan, mengingat lokasi kandang berada di sekitar kawasan permukiman.

Dalam pernyataan sikap yang diterima, parga Perumahan Alam Serua 2 berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat segera menindaklanjuti pengaduan ini secara objektif, transparan, dan sesuai
ketentuan hukum yang berlaku demi melindungi hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan nyaman.

Apabila dalam waktu yang wajar tidak terdapat tindak lanjut maupun penyelesaian yang memadai terhadap pengaduan yang telah disampaikan, warga akan mempertimbangkan langkah-langkah hukum sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk upaya perdata maupun upaya hukum lainnya, guna memperoleh perlindungan atas hak-hak masyarakat. (eko)

Tags: ayamciputatkandang ayampermukimanTangerang Selatan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Kamis, 10 Sep 2026 19:23 WIB
Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas
Bisnis

Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas

Kamis, 10 Sep 2026 19:19 WIB
Headline

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
Headline

Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Kamis, 10 Sep 2026 17:23 WIB
Abu Vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta Tetap Diawasi
Kota Tangerang

Abu Vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta Tetap Diawasi

Kamis, 10 Sep 2026 17:15 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SPPG KOLELET -- Para pegawai SPPG Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, sedang menyiapkan menu. (ISTIMEWA)

Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif

Rabu, 9 Sep 2026 14:46 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
Real Betis vs Real Madrid, Lanjutkan Tren Sempurna

Real Betis vs Real Madrid, Lanjutkan Tren Sempurna

Jumat, 4 Sep 2026 07:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.