SATELITNEWS. COM, TANGERANG—Kebakaran kembali melanda pabrik di Kabupaten Tangerang. Kali ini api menghanguskan pabrik pengolahan plastik milik PT Mutiara Abadi Plasindo di Kampung Kali Baru, Desa Kali Baru, Kecamatan Pakuhaji, Kamis (9/7) dini hari. Akibat peristiwwa tersebut, pemilik mengalami kerugian hingga 10 miliar rupiah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan kebakaran hebat tersebut pertama kali dilaporkan oleh Rian Ardiansyah, karyawan pabrik yang sedang bekerja.
Pada pukul 23.33 wib, Rian melihat percikan api dari gardu yang merambat ke kabel listrik dan menjalar ke plastik di lokasi. Melihat api terus membesar, Rian langsung melaporkan hal itu ke petugas keamanan.
“Dan sekuriti langsung melaporkan hal itu ke Babinsa dan BPBD Kabupaten Tangerang, ” kata Achmad Taufik, Kamis (9/7).
Lanjut Taufik, petugas piket dari Pos Pakuhaji langsung bergerak dan memberangkatkan armada. Tim penjinak api gelombang pertama berhasil tiba di lokasi kejadian pada pukul 00.10 WIB dini hari untuk langsung melakukan penanganan awal.
“Sesampainya di lokasi, api sudah sangat besar menyelimuti pabrik, ” tukasnya.
Baca Juga: Jabatan Sekda Tangsel Digugat, Benyamin: Tak Apa-apa
Api cepat membesar lantaran objek merupakan pabrik plastik dengan volume material yang sangat mudah terbakar.
Kondisi ini membuat penanganan membutuhkan bantuan logistik dan armada yang lebih masif guna mencegah api merembet ke pemukiman warga di sekitar Desa Kali Baru, Kecamatan Pakuhaji.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Tangerang langsung menginstruksikan pengiriman bantuan armada secara meluas.
Petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah lintas kecamatan langsung dikerahkan menuju titik lokasi. Di antaranya armada dari Pos Pakuhaji, Pos Pasar Kemis, Pos Mauk, Pos Kelapa Dua, Pos Balaraja, Pos Kronjo, Pos Kosambi, serta Markas Komando (Mako) Curug.
“Bahkan kita juga meminta bantuan dari BPBD Kota Tangerang. Jumlah personel yang dikerahkan kurang lebih sekitar 40 orang, bahkan kita dibantu juga oleh TNI dan Kepolisian. Tim bantuan yang diterjunkan merupakan personel yang sedang diperbantukan di TPA Jatiwaringin, ” katanya.
Hingga Kamis pagi sekitar pukul 06.47 wib situasi di lokasi dilaporkan masih dalam penanganan intensif. Petugas pemadam kebakaran gabungan terus berjibaku membelah pekatnya asap hitam guna mengisolasi titik-titik api utama. Namun, setelah puluhan personel melakukan upaya pemadaman, api yang menyelimuti pabrik pengolahan plastik itu pun akhirnya berhasil dipadamkan secara total.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Larang Mengemis di Jalan, Ingat Jangan Beri Uang
“Sampai pagi tadi, sisa api masih ada dan terus dilakukan pendinginan. Alhamdulillah, saat ini api sudah padam seutuhnya, ” katanya.
Menurut Taufik, dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa ataupun luka, baik dari pihak karyawan, warga ataupun personil yang diterjunkan ke lokasi.
Hanya saja, sang pemilik pabrik yang bernama Huang Jiang Ling mengalami kerugian materil kurang lebih sebesar Rp 10 miliar, karena banyak bahan baku, mesin, dan bangunan mengalami kerusakan akibat terbakar.
“Alhamdulillah, korban luka ataupun jiwa tidak ada. Karena, ketika timbul api karyawan langsung keluar bangunan, hanya saja sang pemilik mengalami kerugian yang mencapai Rp 10 miliar, ” katanya.
Komandan Regu Pemadaman Kebakaran, pada BPBD Kabupaten Tangerang, Suprianto menambahkan, bahwa material yang terbakar di antaranya bangunan pabrik, bahan baku plastik, mesin, dan beberapa karung siap jual ludes terbakar.
“Kerugian Rp 10 miliar itu meliputi bahan baku plastik, bangunan, mesin dan karung siap jual yang terbakar, ” tambahnya. (alfian)




























