SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Air minum merupakan salah satu layanan dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Di kawasan Tangerang Raya, terdapat dua badan usaha milik daerah yang sama-sama menjalankan tugas tersebut, yakni Perseroda PITS sebagai PAM Kota Tangerang Selatan dan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang. Meski sama-sama bergerak di sektor pelayanan air minum, perjalanan kedua perusahaan ternyata berangkat dari fondasi yang berbeda.
Perumdam Tirta Kerta Raharja merupakan salah satu perusahaan air minum daerah yang telah berkembang selama puluhan tahun. Bahkan sebelum Kota Tangerang Selatan berdiri sebagai daerah otonom pada 2008, sebagian wilayah yang kini menjadi Kota Tangerang Selatan pernah berada dalam cakupan pelayanan Kabupaten Tangerang melalui Perumdam TKR.
Sebaliknya, Perseroda PITS baru memperoleh mandat khusus sebagai perusahaan air minum daerah pada 2023. Melalui Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023, PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan resmi bertransformasi menjadi Perusahaan Perseroan Daerah dengan fokus utama pada pelayanan penyediaan air minum bagi masyarakat.
Perbedaan perjalanan tersebut berpengaruh terhadap fondasi permodalan masing-masing perusahaan. Perseroda PITS memulai babak barunya dengan modal dasar sebesar Rp104.209.536.172 atau sekitar Rp104,2 miliar. Dari jumlah tersebut, modal yang ditempatkan dan disetor penuh pada saat pendirian Perseroda sebesar Rp41.683.814.469, sedangkan sisanya sekitar Rp62,5 miliar masih menjadi komitmen penyertaan modal Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang akan dipenuhi secara bertahap.
Di sisi lain, Perumdam Tirta Kerta Raharja telah memiliki fondasi modal yang jauh lebih besar. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2024, nilai investasi permanen Pemerintah Kabupaten Tangerang pada Perumdam TKR mencapai sekitar Rp859,8 miliar. Nilai tersebut merupakan akumulasi penyertaan modal yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Artinya, jika dibandingkan dengan modal dasar Perseroda PITS, dukungan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada Perumdam TKR telah mencapai sekitar delapan kali lipat. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kedua perusahaan memang berada pada fase perkembangan yang berbeda. Perumdam TKR telah memiliki fondasi permodalan yang kuat sebagai hasil perjalanan panjang perusahaan, sedangkan Perseroda PITS baru memulai pembangunan fondasi sebagai BUMD air minum sejak transformasi pada 2023.
Meski demikian, kedua perusahaan sama-sama menunjukkan kinerja yang memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Perseroda PITS mencatat perkembangan yang relatif cepat sejak transformasi. Pada 2023 perusahaan meraih Best Achievement and Performing Award, Most Innovative in Company Award, serta Excellent Service Innovation dalam Tangsel Pos Award. Setahun kemudian Perseroda PITS meraih TOP BUMD Awards 2024 dengan predikat Bintang 4, meningkat menjadi Bintang 5 pada 2025 dan kembali mempertahankan predikat Bintang 5 pada 2026. Direktur Utama Tubagus Hendra Suherman juga tiga tahun berturut-turut menerima penghargaan TOP CEO BUMD, sementara Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memperoleh penghargaan TOP Pembina BUMD. Selain itu, pada 2026 Perseroda PITS menerima Anugerah Transformasi Layanan Air Minum Perkotaan dalam ajang Warta Kota Awards.
Perumdam Tirta Kerta Raharja juga menunjukkan konsistensi prestasi. Pada TOP BUMD Awards 2025, Perumdam TKR kembali menjadi salah satu BUMD terbaik nasional bersama BUMD lain milik Pemerintah Kabupaten Tangerang. Prestasi tersebut berlanjut pada TOP BUMD Awards 2026, yang sekaligus menjadi tujuh tahun berturut-turut perusahaan meraih penghargaan TOP BUMD. Pada ajang yang sama, Bupati Tangerang juga menerima penghargaan TOP Pembina BUMD sebagai bentuk apresiasi atas pembinaan terhadap BUMD di Kabupaten Tangerang.
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa kedua perusahaan sama-sama berhasil membangun prestasi, tetapi melalui perjalanan yang berbeda. Perumdam TKR berkembang dengan pengalaman panjang, jaringan pelayanan yang telah matang, serta dukungan permodalan yang besar. Sebaliknya, Perseroda PITS baru membangun identitasnya sebagai perusahaan air minum daerah sejak 2023 dengan fondasi modal yang lebih kecil, namun dalam waktu relatif singkat telah memperoleh berbagai pengakuan di tingkat nasional.
Pada akhirnya, keberhasilan kedua perusahaan tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal ataupun banyaknya penghargaan yang diraih. Ukuran sesungguhnya tetap terletak pada kemampuan menghadirkan pelayanan air minum yang aman, berkualitas, dan menjangkau semakin banyak masyarakat. Di situlah tujuan utama kedua BUMD tersebut bertemu, meski keduanya berangkat dari fondasi yang berbeda. (dm)




























