SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kebakaran menghanguskan sebuah bengkel las dan bengkel jok motor di Jalan Otista Raya, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Kamis (2/7/2026). Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena kedua bengkel masih dalam kondisi tutup.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.20 WIB. Sebanyak lima unit mobil pemadam beserta 26 personel diterjunkan ke lokasi untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
“Kami mendapatkan laporan jam 09.20 pagi. Lalu kami luncurkan tiga pos dengan kekuatan lima unit mobil pemadam,” ujar Petugas Damkar Tangsel, Rusdiyanto saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Pria di Tangsel Panjat Tower 30 Meter, Turun Setelah Dibujuk Anak Balitanya
Kata dia, seluruh armada yang dikerahkan berasal dari beberapa pos, yakni Pos Kasuari, Pos Ciputat, serta Pos Merak Rajawali Ciputat Timur dan menerjunkan 26 petugas.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan melalap dua bangunan usaha yang berdampingan, yakni bengkel las dan bengkel jok motor. Proses pemadaman dilakukan secara intensif agar kobaran api tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di kawasan padat aktivitas tersebut.
Menurut Rusdiyanto, sekitar 85 persen bangunan beserta isi bengkel hangus terbakar akibat besarnya kobaran api.
Baca Juga: Damkar Tangsel Waspadai Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran di TPA
Upaya pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dalam proses penanganan, Damkar Tangsel juga mendapat bantuan dari Mako Brimob Ciputat yang mengerahkan satu unit kendaraan water cannon untuk menyuplai air sehingga proses pemadaman dapat berlangsung lebih cepat.
“Proses pemadam kurang lebih satu jam hingga proses pendinginan. Proses pemadam aman terkendali lancar, kita juga dibantu Mako Brimob Ciputat, dia ada unit water canon,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
“Dugaan penyebab kebakaran sementara ini diakibatkan korsleting listrik,” katanya.
Rusdiyanto memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, kedua bengkel belum beroperasi sehingga tidak ada pekerja maupun pemilik yang berada di dalam bangunan. (eko)




























