SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Seorang pria membuat geger warga setelah nekat memanjat sebuah tower BTS di Jalan Babakan Kelapa RT 06/04, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (1/7). Aksi pria tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga dengan sang istri.
Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Ratusan warga berkerumun di sekitar lokasi hingga petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel tiba untuk evakuasi.
Komandan Regu (Danru) Rescue Bravo Damkar Kota Tangerang Selatan, Muhammad Sigit mengatakan pihaknya menerima laporan adanya seseorang yang berada di atas tower sekitar pukul 16.28 WIB.
“Petugas menerima laporan pukul 16.28 WIB dan Alhamdulillah proses penanganan selesai sekitar pukul 17.00 WIB dan yang bersangkutan berhasil turun dengan selamat,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pria tersebut diduga nekat memanjat tower setelah mengalami persoalan dengan istrinya.
“Berdasarkan keterangan tadi di lokasi, bahwa yang bersangkutan ada masalah sama istrinya,” katanya.
Baca Juga: Damkar Tangsel Waspadai Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran di TPA
Sigit menjelaskan, tower yang dipanjat memiliki ketinggian hampir 30 meter. Kondisi tersebut membuat proses penanganan harus dilakukan secara hati-hati demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Beruntung, proses negosiasi berlangsung cukup singkat.
Kata Sigit, petugas bersama keluarga berupaya membujuk pria tersebut agar bersedia turun tanpa melakukan tindakan yang membahayakan dirinya. Yang paling menyentuh dalam proses penyelamatan itu adalah kehadiran anak korban yang masih berusia sekitar dua tahun.
“Proses evakuasi memang dia turun sendiri setelah dibujuk oleh anaknya di lokasi. Proses bujuk yang bersangkutan tidak begitu lama sekitar 15 menit, dilihat anaknya usia dua tahun,” jelas Sigit.
Sigit juga mengungkapkan bahwa pria tersebut bukan merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Meski masih berasal dari kecamatan yang sama, warga sekitar mengaku tidak mengenalnya.
“Dia memang bukan warga situ, beda daerah tetapi masih satu kecamatan. Warga situ juga tidak ada yang kenal. Itu ramai sekali warga sekitar mau menyaksikan,” bebernya.
Aksi nekat tersebut sempat menjadi tontonan warga. Banyak masyarakat yang memadati sekitar lokasi untuk menyaksikan proses negosiasi hingga pria itu berhasil turun dengan selamat.
Baca Juga: U-Turn Khusus Motor di Jalan Ciater Serpong Ditargetkan Beroperasi Juli
Tindakan itu tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun. Bila anda merasakan beban pikiran atau depresi disertai ada kecenderungan ingin bunuh diri, segera konsultasikan persolaan anda ke pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater. (eko)




























