SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Aksi pencurian mesin AC terjadi secara beruntun di wilayah Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sebanyak empat unit mesin pendingin udara (AC) dilaporkan hilang digondol maling.
Aksi pencurian yang terbaru berlangsung di SDN 03 Pondok Pucung, pada Senin (20/4/2026). Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan sekolah yang datang Selasa pagi.
Petugas kebersihan SDN 03 Pondok Pucung, Yusuf menyampaikan bahwa aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) pada malam hari, sekitar pukul 21.25 WIB.
“Di CCTV terlihat ada dua orang pelaku. Ciri-cirinya tidak terlalu besar, kurus. Salah satu memakai sweter, sementara yang lainnya tidak. Keduanya juga tidak menggunakan penutup wajah,” ujar Yusuf saat ditemui, Selasa (21/4).
Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat membawa satu unit mesin AC. Selain itu, mereka juga terekam mengangkat penutup got berbahan besi yang berada di area sekolah. Diduga, benda tersebut digunakan sebagai alat bantu untuk memanjat atau mempermudah aksi pencurian.
“Penutup got itu sudah dipindahkan sampai ke bagian depan sekolah,” tambahnya.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi
Petugas keamanan sekolah yang tidak mau disebutkan namanya bercerita, saat ia datang sudah terdapat empat besi penutup got berukuran sekitar dua meter sudah berada diujung gang jalan sekolah.
“Satu besi itu berdiri ke arah tembok, tiganya di tanah,” katanya.
Tidak hanya terjadi di SDN Pondok Pucung 03, aksi pencurian serupa juga dilaporkan terjadi beberapa hari sebelumnya di kawasan yang sama. Tiga unit mesin AC lainnya hilang dari fasilitas Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang meliputi taman baca masyarakat, studio, serta Pos Kesehatan Griya ABK.
Kejadian beruntun ini menimbulkan kekhawatiran warga dan pihak pengelola fasilitas pendidikan. Mereka berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (eko)
























