SATELITNEWS.COM TANGERANG —Kegiatan retret bagi Ketua DPRD kabupaten/kota se-Indonesia yang digelar di Markas Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada 15–18 April 2026, menitikberatkan pada upaya penyelarasan program antara pemerintah pusat dan daerah. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) ini diikuti para pimpinan legislatif daerah, serta dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi, mengatakan retret tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan arah kebijakan pembangunan menuju target nasional Indonesia Emas 2045. “Prinsipnya adalah bagaimana penyelarasan antara program pusat dan daerah. Kita punya satu visi Indonesia Emas 2045, sehingga seluruh program kegiatan dan anggaran, baik APBN maupun APBD, diarahkan pada tujuan yang sama,” ujar Rusdi saat ditemui dikantor DPRD Kota Tangerang, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, selain membahas sinkronisasi kebijakan, retret juga membekali peserta dengan pemahaman terkait ketahanan nasional (Hankamnas) dan penguatan nilai nasionalisme. Hal tersebut dinilai penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan di tingkat daerah. Dalam kegiatan tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memberikan materi mengenai pencegahan korupsi. Para peserta diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi praktik koruptif dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Ada pemaparan dari KPK tentang bagaimana kita bisa mawas diri agar tidak terjerumus dalam tindakan korupsi. Itu menjadi pengingat penting bagi para pemangku kebijakan,” kata Rusdi. Selain itu, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menekankan pentingnya inovasi di daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan daerah.
“Arahan Presiden lebih kepada bagaimana daerah bisa berinovasi untuk mendorong perekonomian, sehingga memiliki kemampuan lebih dalam membiayai kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Rusdi menilai retret tersebut memberikan manfaat, tidak hanya dari sisi substansi materi, tetapi juga dalam mempererat hubungan antar Ketua DPRD dari berbagai daerah.
“Kita jadi saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun jaringan. Banyak masukan dan informasi yang bisa dibawa pulang ke daerah,” katanya. Terkait tindak lanjut, Rusdi menyebut terdapat kemungkinan pertemuan lanjutan pada 2027, meski formatnya belum ditentukan, apakah kembali dalam bentuk retret atau rapat koordinasi nasional.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari
Ia menegaskan, selama kegiatan berlangsung tidak ada pembahasan yang mengarah pada kepentingan politik praktis. Fokus utama, kata dia, tetap pada penyatuan visi pembangunan nasional. “Tidak ada arahan politik. Semua diarahkan pada bagaimana kita memiliki visi yang sama untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” ucapnya. (ari)
























