SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten, segera menyelesaikan tahapan seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten tahun 2026. Saat ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut sedang melakukan verifikasi.
Ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Kepala Dispora Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, pihaknya sudah melakukan tahap awal seleksi POPDA XII Banten tahun 2026.
“Popda ini ada tiga tahapan, pertama entry by sport, entry by number, dan entry by name, sekarang sudah mulai masuk dalam tahapan entry by name,” katanya, Kamis (23/4/2026).
Syaukani mengayakan, semua kabupaten/kota sudah menyelesaikan tahapan pertama proses seleksi POPDA XII Banten. Para atlet yang sudah didaftarkan itu akan menjadi perwakilan masing-masing kabupaten/kota.
“Jadi kabupaten/kota harus memasukan nama atletnya. Jadi pertama kan cabor apa, kemudian nomor yang diikuti, kemudian atletnya. Nah sekarang ini sudah mulai memasukkan nama-nama atletnya,” ujarnya.
Syaukani mengatakan, setelah proses memasukan nama atlet selesai, pihaknya kemudian akan melakukan verifikasi keabsahan para atlet, mulai dari sekolah dan sebagainya. Tindakan itu sengaja dilakukan agar tidak ada kecurangan dalam setiap pertandingan.
Baca Juga: Kekeringan Meluas, Ratusan Hektare Sawah di Banten Gagal Panen
“Setelah itu kita verifikasi atlet berdasarkan usia, sekolahnya, karena ini kan untuk pelajar. Jangan sampai malah yang mendaftar ini bukan pelajar, jadi kita verifikasi semuanya,” tambahnya.
Syaukani juga mengatakan, hingga saat ini persiapan pelaksanaan POPDA XII Banten tahun 2026 berjalan baik dan tidak kendala. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan agar tidak terjadi persoalan karena bisa mengganggu pelaksanaan pertandingan olahraga tersebut.
“Kemudian untuk venue kita sudah melakukan penunjukkan technical delegate, kesesuaian standar venue dengan cabang olahraga, hampir sebagian besar sudah selesai usulan ataupun arahan TD dan sudah selesai,” pungkasnya.
Ditanya terkait besaran anggaran pelaksanaan POPDA Banten, Syaukani mengaku pihaknya sudah melakukan penghitungan rincian anggaran. Namun, dirinya belum bisa menyampaikan karena data yang ditanyakan ada dikantornya.
“Anggaran sudah okeh, karena kan dari tuan rumah dan provinsi. Besarannya kurang hafal, tapi ada pembagian kewenangan terkait dengan penyediaan anggaran,” pungkasnya.
“Penyediaan venue, kemudian acara pembukaan dan penutupan itu di Kota Cilegon, kalau kita menganggarkan untuk wasit dan juri, kabupaten/kota bertanggungjawab untuk atletnya masing-masing,” tutupnya.
Baca Juga: Puluhan Warga Jepang Turut Meriahkan HUT RI, Ikuti Berbagai Perlombaan
Sementara, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, memastikan pelaksanaan POPDA XII Banten tahun 2026 sebagai salah upaya mencari atlet berbakat, agar bisa mengikuti kejuaran lebih tinggi lagi.
“Ini juga menjadi sarana mencari atlet terbaik kita, agar bisa terus menorehkan prestasi. Semakin banyak atlet yang berprestasi, tentunya akan semakin mengharumkan Banten,” imbuhnya. (adib)
























