SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyoroti kondisi jalan rusak yang menjadi akses menuju pabrik di Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa. Dalam waktu dekat, ia berencana memanggil perwakilan tujuh perusahaan untuk mendorong perbaikan jalan rusak tersebut melalui konsep gotong royong.
Kondisi jalan tersebut baru diketahui Maesyal saat menghadiri kegiatan bakti sosial (baksos) tiga perusahaan di PT Sariintan Putranusa, Senin (27/4/2026). Temuan itu langsung ia sampaikan kepada pimpinan dan perwakilan perusahaan yang hadir di lokasi.
“Teman-teman wartawan tadi mungkin juga melewati jalan dengan kondisi seperti itu. Karena lahannya ini masuk kawasan milik perusahaan, nanti akan kita undang perusahaannya untuk bisa bergotong royong membantu memperbaiki jalan ini,” ujar Maesyal kepada Satelit News, Senin (27/4/2026).

Ia menegaskan, perbaikan akses jalan tidak hanya berdampak pada kelancaran aktivitas perusahaan, tetapi juga mempercepat distribusi hasil produksi ke pasar, termasuk ekspor. Selain itu, infrastruktur yang baik diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
“Supaya hasil produksi bisa cepat dikirimkan, dipasarkan, atau diekspor. Dengan jalan yang bagus, semuanya akan lebih cepat, dan ekonomi juga akan meningkat,” lanjutnya.
Maesyal juga berharap kolaborasi tidak hanya melibatkan satu perusahaan, melainkan seluruh pelaku usaha di kawasan tersebut. Menurutnya, keberadaan perusahaan dan masyarakat setempat saling berkaitan erat.
Baca Juga: Kapolresta Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kamtibmas
“Pegawainya sebagian besar masyarakat Budi Mulya, putra daerah di sini. Mereka bekerja membantu perusahaan maju. Sebaliknya, perusahaan juga diharapkan membantu masyarakat melalui CSR setiap tahun,” katanya.
Ia menambahkan, sejak mulai beroperasi pada 2018, perusahaan-perusahaan tersebut telah memberikan kontribusi dengan merekrut tenaga kerja lokal. Karena itu, ia mengajak masyarakat turut menjaga keberlangsungan usaha.

“Kalau perusahaan maju, masyarakat juga sejahtera. Ada kepastian pekerjaan, ada pendapatan, sehingga bisa mengurangi pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Sariintan Putranusa, Tommy, menyatakan pihaknya siap mengikuti arahan pemerintah daerah terkait perbaikan jalan.
“Terkait kondisi jalan, kami menunggu arahan dari Pak Bupati untuk mengundang semua pihak. Kami sudah hampir 10 tahun di sini dan status jalan memang seperti ini. Dengan kunjungan Pak Bupati yang melihat langsung kondisi, kami tentu berharap ada akses jalan yang lebih baik,” ungkapnya.
Menurut Tommy, kondisi jalan saat ini tidak hanya menyulitkan perusahaan, tetapi juga karyawan yang setiap hari melintas.
Baca Juga: Curanmor Diduga Bersenjata Api Gegerkan Citra Raya, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan
“Bukan hanya perusahaan yang terdampak, tenaga kerja kami juga mengalami kendala akses. Kalau bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini, tentu akan sangat baik untuk semua,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini belum pernah ada perbaikan jalan secara kolaboratif. Selama ini, perbaikan dilakukan secara mandiri oleh masing-masing pihak.
“Posisi jalan ini sebagian berada di lahan pemerintah seperti DJKN dan BLBI, sebagian lagi milik PT London Sumatra. Itu yang membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang kesulitan menjadikannya sebagai jalan resmi Pemerintah Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Senada disampaikan perwakilan PT. ACA, Yus mengaku siap mengikuti arahan pemerintah daerah terkait perbaikan jalan.
Respon positif juga dilontarkan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana. Menurutnya, gagasan yang disampaikan Bupati Tangerang sangat bagus untuk mendukung keberlangsungan aktivitas perusahaan di Desa Budimulya Kecamatan Cikupa. (aditya)

















