SATELITNEWS.COM, LEBAK–Sebuah sepeda motor terbakar di pintu Tol Rangkasbitung, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 10.25 WIB. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Iwan Darmawan, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran kendaraan roda dua di kawasan tersebut. “Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi kejadian. Saat tiba di TKP, api sudah membesar dan membakar hampir seluruh bagian motor,” ujar Iwan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu kebocoran pada selang bensin yang kemudian memicu api dan dengan cepat merambat ke seluruh bagian kendaraan. Motor tersebut diketahui milik Arief (34), warga Kampung Rumbut, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Beruntung, dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api setelah melakukan penanganan beberapa saat. Meski demikian, kondisi motor mengalami kerusakan parah akibat dilalap api. “Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, untuk kerugian ditaksir mencapai jutaan,” kata Iwan.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian pengguna jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar pintu tol tersendat sesaat.
Iwan menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan, terutama pada bagian yang berpotensi menimbulkan kebakaran seperti selang bahan bakar dan instalasi kelistrikan. “Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Kebocoran bahan bakar sangat berbahaya karena mudah memicu percikan api,” jelasnya.
Baca Juga: Tahun 2027, Anggran Mamin dan Perdin Pemprov Banten Dikurangi
Selain itu, ia juga mengingatkan agar pengendara segera menepi dan menjauh dari kendaraan apabila tercium bau bensin menyengat atau terlihat tanda-tanda kebocoran, guna menghindari risiko kebakaran yang lebih besar. Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diharapkan dapat lebih meningkatkan kewaspadaan serta melakukan perawatan kendaraan secara berkala untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali.
Warga setempat, Sandi, mengatakan kejadian berlangsung begitu cepat hingga sempat membuat panik pengendara lain yang melintas. “Kejadiannya cepat sekali, tiba-tiba api sudah besar. Tapi tidak lama kemudian petugas datang dan berhasil memadamkan api,” kata Sandi. (mulyana)





















