SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan pentingnya pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan di kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Auditorium Universitas Buddhi Dharma, Selasa (12/5/2026).
Menurut Muzani, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari tugas MPR RI dalam menjaga ideologi negara sekaligus memperkuat pemahaman kebangsaan di tengah generasi muda. “Ini adalah kegiatan MPR bekerja sama dengan universitas di sini.
Kegiatan ini dilakukan di banyak tempat sebagai bagian dari tugas MPR untuk menjaga ideologi negara supaya pemahaman tentang empat pilar kebangsaan bisa dipahami bersama-sama dengan para mahasiswa yang merupakan agen perubahan bagi menghadapi 100 tahun Indonesia ke depan,” ujar Muzani.
Ia mengatakan mahasiswa memiliki posisi strategis karena akan menjadi calon pemimpin bangsa pada masa mendatang. Karena itu, pemahaman terhadap konstitusi, dasar negara, dan ideologi bangsa dinilai menjadi hal mendasar yang harus dimiliki generasi muda. “Mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa sehingga mereka harus memahami konstitusinya, dasar negaranya, dan ideologi negaranya,” kata Muzani.
Ketua Perkumpulan Boen Tek Bio, Ruby Santamoko, mengatakan kegiatan itu merupakan hasil kerja sama antara pihak kampus dengan kesekretariatan MPR RI. Ia menyebut adanya kedekatan emosional antara Ahmad Muzani dan Kota Tangerang menjadi salah satu alasan kegiatan digelar di kampus tersebut. “Kegiatan ini kerja sama antara UBD dengan kesekretariatan MPR. Sepertinya ada hubungan emosional antara Ketua MPR dengan Tangerang,” ujar Ruby.
Sementara, Rektor Universitas Buddhi Dharma, Limajatini, mengatakan sosialisasi empat pilar memberikan tambahan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa. Menurut dia, pemahaman mengenai persatuan dan kerukunan harus terus diperkuat di lingkungan kampus yang dihuni mahasiswa dari berbagai suku dan agama. “Mahasiswa jadi belajar kebangsaan, ada UUD 1945, Pancasila, dan NKRI. Jadi mereka tahu pentingnya menjaga kerukunan, kebangsaan, dan kebersamaan,” ujar Limajatini. (ari)