SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sejumlah harga kebutuhan pangan di Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan mengalami kenaikan cukup signifikan. Mulai dari cabai, daging ayam, hingga kacang tanah terpantau melonjak dalam beberapa pekan terakhir.
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga bahkan sudah terjadi sejak Idulfitri bulan Maret lalu dan hingga kini belum kembali stabil.
Muhid, pedagang sembako yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Serpong mengatakan harga kacang tanah mengalami kenaikan cukup tinggi. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp28 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
“Kacang tanah mengalami kenaikan cukup signifikan dari harga normalnya Rp28 per kilogram, sekarang jadi Rp35-40 ribu,” ujarnya saat dijumpai, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, kenaikan tersebut sudah berlangsung sejak Lebaran Idulfitri dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. “Kenaikan itu sudah terjadi sejak lebaran Idulfitri dan tidak tidak kembali stabil hingga sekarang,” katanya.
Muhid menilai daya beli masyarakat saat ini menurun meski stok barang di pasaran masih tersedia. Ia menduga situasi global turut memengaruhi kondisi ekonomi dan harga pangan.
“Dari kenaikan cukup berdampak, kurangnya saya beli masyarakat, ditambah lagi ekonomi lagi gini. Ketersediaan aman tapi untuk apa tidak ada yang beli, ini mungkin dampak dari perang global itu,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Edoy, pedagang daging di Pasar Serpong. Ia mengatakan harga daging sapi kini mencapai Rp140 ribu per kilogram, padahal harga normal biasanya berada di kisaran Rp115-130 ribu per kilogram.
“Habis Lebaran malah naik terus dari rumah potong hewan, enggak tahu kenapa belum turun juga. Sebelum Lebaran masih sekitar Rp115 ribu per kilogram,” ucapnya.
Selain protein hewani, cabai keriting merah juga ikut meroket hingga mencapai Rp80 ribu per kilogram.
Kenaikan harga pangan tersebut diklaim menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Pemkot Tangsel pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Serpong untuk memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok.
Asisten Daerah (Asda) II Kota Tangerang Selatan, Heru Agus Santoso mengatakan dari hasil sidak ditemukan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga akibat pasokan dan meningkatnya permintaan menjelang Iduladha.
“Dari sidak hari ini untuk di Pasar Serpong yang kita temukan adanya kenaikan harga telur perdua hari, dari Rp26 ribu sekarang Rp28 ribu itu karena memang pasokan,” sebutnya.
Ia juga menyebut harga ayam potong mengalami kenaikan sekitar Rp2 ribu hingga Rp4 ribu per kilogram. Dari sebelumnya Rp35 ribu, kini menjadi sekitar Rp40 ribu per kilogram.
“Untuk beras stok dan pasokan aman, harga juga stabil itu yang kami peroleh sementara dari sidak. Untuk bumbu yang kami peroleh cabai rawit merah sama cabe kriting merah, cabai rawit merah memang kenaikan nya signifikan sekitar 3 minggu lalu,” bebernya.
Sementara terkait minyak goreng merek Minyakita yang sebelumnya sempat dilaporkan langka, Pemkot Tangsel mengaku telah berkoordinasi dengan kementerian terkait, pemerintah provinsi, dan Bulog agar pasokan kembali normal.
“Kalau untuk minyak kita kemarin kan laporan di lapangan ada kelangkaan, kita sudah koordinasi dengan pihak kementerian dan provinsi sama bulog Alhamdulillah per hari ini stok sudah masuk,” klaimnya.
Sebagai langkah pengendalian harga, Pemkot Tangsel juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Bulog untuk menggelar operasi pasar dan pangan murah di sejumlah titik wilayah Tangsel. (eko)