SATELITNEWS.COM, SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memperkuat sektor kesehatan melalui peningkatan layanan dasar hingga perluasan jaminan kesehatan (jamkes) bagi masyarakat kurang mampu.
Sepanjang satu tahun kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, sejumlah program kesehatan dijalankan, mulai dari rehabilitasi puskesmas, pembangunan fasilitas kesehatan baru, penanganan stunting, hingga penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dr. Efrizal mengatakan, peningkatan kualitas layanan kesehatan dilakukan melalui pembenahan fasilitas dan penguatan layanan primer.
“Tahun ini ada empat puskesmas yang direhabilitasi dan satu puskesmas baru dibangun untuk pemerataan akses layanan kesehatan masyarakat,” ujar Efrizal, Jumat (29/5/1026).
Menurutnya, puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus memiliki sarana yang nyaman dan memadai agar masyarakat memperoleh pelayanan optimal.
Selain infrastruktur, Pemkab Serang juga fokus menangani persoalan stunting serta menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) melalui pendampingan ibu hamil, penguatan gizi, dan edukasi keluarga.
Baca Juga: Sepanjang 2026, Sebanyak 391 Warga Lebak Terserang DBD
Dinkes Kabupaten Serang mencatat, layanan kesehatan masyarakat periode Juni 2025 hingga 30 Maret 2026 telah menjangkau 559.770 jiwa.
Di sisi lain, Pemkab Serang juga memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu melalui BPJS Kesehatan.
Total penerima fasilitasi jaminan kesehatan mencapai 717.147 jiwa, terdiri atas 373.865 peserta PBI APBN, 161.797 peserta PBPU APBD Kabupaten Serang, dan 181.485 peserta PBPU APBD Provinsi.
“Jaminan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Kami ingin warga tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa terbebani biaya,” kata Efrizal.
Program tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sarinah, warga Kecamatan Petir, mengaku terbantu dengan kepesertaan BPJS PBI yang difasilitasi pemerintah.
“Sekarang kami tidak terlalu khawatir soal biaya saat berobat. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya.
Pemkab Serang menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Serang Bahagia. (sidik)
Baca Juga: Kecepatan Penanganan Jadi Penentu Keselamatan Pasien Aorta Kompleks

















