SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Tren estetika regeneratif kian berkembang di Indonesia. Momentum itu ditandai dengan peluncuran PolyPhil®, produk regenerative aesthetics yang diperkenalkan GEA Aesthetic bersama Croma-Pharma Austria pada ajang AMUSE 2026 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/6/2026).
PolyPhil memanfaatkan polynucleotide (PN) yang berasal dari DNA ikan trout untuk membantu memperbaiki kualitas kulit melalui mekanisme regenerasi alami tubuh. Kehadirannya mencerminkan pergeseran tren industri estetika dari sekadar hasil instan menuju perawatan yang berfokus pada kesehatan dan regenerasi kulit jangka panjang.
“PolyPhil hadir sebagai bagian dari komitmen kami menghadirkan inovasi aesthetic treatment yang berbasis sains, keamanan, dan hasil yang natural,” ujar General Manager GEA Aesthetic, Inneke Huang.
Menurut Inneke, produk ini menggunakan teknologi PN-HPT® (Polynucleotide Highly Purified Technology) yang menghasilkan polynucleotide dengan tingkat kemurnian tinggi. Teknologi tersebut membantu menstimulasi fibroblast, meningkatkan produksi kolagen dan elastin, memperbaiki hidrasi kulit, serta mendukung regenerasi jaringan.
PolyPhil dapat digunakan untuk peremajaan kulit, pencegahan penuaan dini, perbaikan bekas jerawat, pengurangan garis halus, perawatan area bawah mata, hingga terapi pendukung kesehatan rambut dan kulit kepala. Produk ini juga dapat dikombinasikan dengan prosedur estetika lain seperti filler, botulinum toxin, chemical peeling, dan laser.
Dalam peluncurannya, GEA Aesthetic menghadirkan sejumlah pembicara internasional, termasuk Dr. med. Dr. med. univ. Konstantin Frank dari Munich, Jerman. Ia menegaskan bahwa efektivitas terapi berbasis polynucleotide sangat bergantung pada kualitas bahan baku dan proses pemurniannya.
Baca Juga: Alfamart Latih Pelaku UMKM Lebak
PolyPhil menggunakan DNA ikan trout air tawar dari peternakan terkontrol di Eropa yang diproses dengan teknologi PN-HPT untuk menghasilkan standar kualitas yang konsisten.
Untuk pasar Indonesia, PolyPhil hadir dalam empat varian, yakni PolyPhil, PolyPhil Next (kombinasi polynucleotide dan hyaluronic acid), PolyPhil Eye, dan PolyPhil Hair.
Kehadiran produk ini diharapkan memperkuat tren estetika modern yang menempatkan regenerasi dan kesehatan kulit sebagai tujuan utama perawatan.
Versi ini memangkas sekitar 35–40% panjang naskah tanpa menghilangkan fakta utama, kutipan, dan konteks peluncuran produk. (ari)
