Minggu, 24 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Fenomena “Makan Utang” Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

Oleh Made Nusantara
Minggu, 24 Mei 2026 13:00 WIB
Rubrik Bisnis, Nasional
Fenomena "Makan Utang" Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

ILUSTRASI

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, YOGYAKARTA–Outstanding pinjaman online (pinjol) nasional per Maret 2026 mencapai Rp 101,03 triliun  per Maret 2026. Fenomena telah mendorong budaya “makan utang” di tengah masyarakat.  Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X menyoroti hal ini.

“Kemudahan akses keuangan digital saat ini, menyeret masyarakat ke dalam jebakan konsumtif dan utang, karena tidak diimbangi literasi keuangan yang memadai. Fenomena ‘makan utang’ membuktikan, kemudahan akses tanpa literasi justru mempercepat kesulitan,” ujar Sri Sultan dalam Jogja Financial Festival Forum 2026, di Yogyakarta.

Dia menguraikan, outstanding peer-to-peer lending di Indonesia tumbuh 26,25 persen secara tahunan, dengan lebih dari 26 juta peminjam aktif. Sementara, tingkat kredit macet di atas 90 hari atau TWP90 tercatat sebesar 4,52 persen.

Menurut Sri Sultan, kondisi tersebut menjadi alarm serius, membuat akses keuangan tak boleh sekadar dilihat sebagai keberhasilan perluasan layanan ekonomi. Saat ini, sesal dia, masyarakat semakin mudah diarahkan oleh hasrat konsumsi, algoritma digital, dan utang berkedok kemudahan.

“Pertanyaan besar kita saat ini, bukan lagi tentang bagaimana memperluas akses keuangan. Tapi, apakah akses itu membuat manusia semakin berdaya atau semakin mudah mengarahkan mereka kepada hasrat konsumsi, algoritma, dan utang yang datang dengan wajah kemudahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sri Sultan menyampaikan falsafah hidup masyarakat Jawa yang mengajarkan prinsip pengelolaan keuangan secara kebijaksanaan. Menurut dia, falsafah “gemi, nastiti, ngati-ati” atau hemat, cermat, dan hati-hati, harus menjadi fondasi perilaku ekonomi masyarakat di tengah gempuran budaya konsumtif digital dan tren “beli sekarang, bayar nanti”.

BeritaTerbaru

Prabowo Patok Defisit APBN, Optimistis Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen

Prabowo Patok Defisit APBN, Optimistis Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 16:57 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2027 Ditetapkan Hingga 6,5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2027 Ditetapkan Hingga 6,5 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 14:32 WIB
Jawab Tren Global, FBC Clinic Boyong Teknologi Pengencang Kulit XERF ke Tangerang

Jawab Tren Global, FBC Clinic Boyong Teknologi Pengencang Kulit XERF ke Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 13:15 WIB
WMS Perluas Budaya #Cari_Aman Lewat Pelatihan Safety Riding

WMS Perluas Budaya #Cari_Aman Lewat Pelatihan Safety Riding

Selasa, 19 Mei 2026 20:59 WIB

“Falsafah ‘gemi’ mengajarkan pengendalian konsumsi demi tujuan jangka panjang. Sementara, ‘nastiti’ menekankan kecermatan dalam mengambil keputusan finansial, dan ‘ngati-ati’ menjadi pengingat terhadap risiko-risiko keuangan yang sering tidak terlihat. Kebebasan finansial bukan soal kemampuan membeli, tapi kemampuan menahan,” tegasnya.

Sri Sultan juga menyinggung tingginya kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan nasional. Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuaangan-Badan Pusat Statistik, indeks literasi keuangan tercatat 66,46 persen, sementara inklusi keuangan mencapai 80,51 persen. (rm)

Tags: Fenomena PinjolGubernur DIYpinjaman online
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan
Nasional

PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan

Selasa, 19 Mei 2026 20:54 WIB
Kecepatan Penanganan Jadi Penentu Keselamatan Pasien Aorta Kompleks
Bisnis

Kecepatan Penanganan Jadi Penentu Keselamatan Pasien Aorta Kompleks

Selasa, 19 Mei 2026 20:26 WIB
Cetak Startup Masa Depan, AI Entrepreneurship Academy Resmi Hadir di BSD City
Bisnis

Cetak Startup Masa Depan, AI Entrepreneurship Academy Resmi Hadir di BSD City

Selasa, 19 Mei 2026 20:10 WIB
Israel Tahan Lima Orang WNI, Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Nasional

Israel Tahan Lima Orang WNI, Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Gaza

Selasa, 19 Mei 2026 16:41 WIB
Menteri Pertahanan Tegaskan Tak Ada Izin Lintas Udara
Nasional

Menteri Pertahanan Tegaskan Tak Ada Izin Lintas Udara

Selasa, 19 Mei 2026 16:38 WIB
Dua Bos Perusahaan Kelapa Sawit Didakwa Rugikan Negara 992 Miliar
Nasional

Dua Bos Perusahaan Kelapa Sawit Didakwa Rugikan Negara 992 Miliar

Selasa, 19 Mei 2026 06:52 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Akhir Penantian 44 Tahun, Aston Villa Juara Liga Europa

Akhir Penantian 44 Tahun, Aston Villa Juara Liga Europa

Kamis, 21 Mei 2026 16:55 WIB
Fenomena "Makan Utang" Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

DPRD Dorong Optimalisasi Kinerja Satgas PAD Pemkab Pandeglang

Kamis, 21 Mei 2026 17:06 WIB
Fenomena "Makan Utang" Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

Jelang Iduadha, Pesanan Golok dan Pisau untuk Penyembelihan Kurban di Lebak Meningkat

Jumat, 22 Mei 2026 15:52 WIB
Diisi Sejumlah Pejabat, Pengurus Perbasi Kota Tangerang Periode 2026-2030 Dilantik

Diisi Sejumlah Pejabat, Pengurus Perbasi Kota Tangerang Periode 2026-2030 Dilantik

Selasa, 19 Mei 2026 14:24 WIB
KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

Selasa, 19 Mei 2026 13:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.