Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Raup Cuan dari Buket Wisuda Kelulusan, Warga Lebak Kantongi Jutaan Rupiah

Oleh Made Nusantara
Minggu, 14 Jun 2026 18:52 WIB
Rubrik Banten Region, Edukasi, Kabupaten Lebak
Raup Cuan dari Buket Wisuda Kelulusan, Warga Lebak Kantongi Jutaan Rupiah

PERAJIN BUKET: Perajin buket di Lebak saat melayani pembeli. Kerajinan tersebut menjadi ladang cuan tambahan setiap momen wisuda maupun hari lainnya yang istimewa, Minggu (14/6/2026). MULYANA/SATELIT NEWS.COM

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK–Musim wisuda dan perpisahan sekolah membawa berkah bagi perajin buket di Kabupaten Lebak. Meningkatnya tren pemberian hadiah simbolis membuat permintaan buket kreatif melonjak, sehingga pelaku usaha rumahan mampu kantongi omzet jutaan rupiah dari momen tahunan tersebut.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampak positif musim wisuda yakni Pingki (29), perajin buket asal Kampung Cilengsir, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Memasuki periode perpisahan sekolah tahun ini, usaha buket yang dikelolanya mulai kembali ramai menerima pesanan. Berbagai jenis buket seperti camilan, boneka, hingga uang tunai banyak diminati masyarakat sebagai hadiah untuk siswa yang telah menyelesaikan pendidikan.

Meski permintaan meningkat dibanding hari biasa, Pingki menyebut jumlah pesanan tahun ini belum mampu menyamai musim wisuda tahun sebelumnya. Menurutnya, perubahan konsep acara perpisahan sekolah yang lebih sederhana turut memengaruhi jumlah permintaan. “Kalau sekarang memang ada peningkatan, tetapi belum seramai tahun lalu. Mungkin karena perpisahan sekolah sekarang tidak terlalu ramai sesuai arahan dinas,” ujar Pingki, Minggu (14/6/2026).

Ia mengungkapkan, pada musim perpisahan sekolah tahun 2025, jumlah pesanan buket yang masuk ke usahanya mencapai lebih dari 300 unit. Sementara hingga awal Juni 2026, pesanan yang diterima baru berada di angka lebih dari 100 buket.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap pendapatan usaha. Jika pada musim wisuda tahun lalu omzetnya mampu menembus lebih dari Rp12 juta, tahun ini pendapatan yang terkumpul sementara berada di kisaran Rp7 juta.

Meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, usaha yang dirintis sejak 2023 itu tetap menjadi sumber tambahan penghasilan bagi keluarga. Dalam sehari, Pingki mampu menyelesaikan beberapa pesanan dengan waktu pengerjaan menyesuaikan tingkat kesulitan desain dan permintaan pelanggan.

Baca Juga: Mahasiswa Punya Peluang Bangun Bisnis Startup

Dari berbagai produk yang tersedia, buket snack menjadi salah satu jenis yang paling banyak diminati kalangan pelajar. Selain harganya lebih terjangkau, model tersebut dinilai cocok diberikan sebagai hadiah perpisahan. “Yang paling banyak dipesan anak sekolah biasanya buket snack karena lebih terjangkau. Ada juga yang pesan buket uang dan boneka,” tuturnya.

Seiring berkembangnya tren, desain buket pun ikut berubah. Saat ini, model buket berbentuk bulan sabit menjadi salah satu pilihan favorit pelanggan karena memiliki tampilan yang dianggap unik dan elegan. Harga buket yang ditawarkan Pingki cukup bervariasi, mulai dari Rp35 ribu hingga lebih dari Rp1 juta. Besaran harga tergantung ukuran, desain, serta isi yang digunakan dalam pembuatan buket.

BeritaTerbaru

MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
BERDOA BERSAMA -- Pengurus dan jajaran anggota SMSI-PWI Pandeglang, berdoa bersama untuk keselamatan 5 Jurnalis 2 Crew Kapal dan 1 Guide, yang hingga kini hilang kontak. (ISTIMEWA)

5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama

Rabu, 9 Sep 2026 10:50 WIB
MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB
Liput Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rombongan Wartawan Hilang Kontak

Liput Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rombongan Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 07:39 WIB

Di sisi lain, pelaku usaha buket juga menghadapi tantangan berupa kenaikan harga bahan baku. Salah satu komponen yang mengalami kenaikan yakni plastik pembungkus yang menjadi bagian utama dalam pembuatan buket. Pingki menyebut harga plastik yang sebelumnya sekitar Rp30 ribu per kemasan kini meningkat hingga lebih dari Rp50 ribu. Kendati biaya produksi naik, ia memilih mempertahankan harga jual agar pelanggan tetap bertahan.

“Saya belum menaikkan harga karena takut pelanggan komplain. Apalagi sudah banyak pelanggan tetap yang sudah tahu harga normalnya,” katanya.

Salah seorang pelanggan, Leni (36), warga Kampung Pasir Bedil, Desa Cempaka, Kecamatan Warunggunung, mengaku memilih buket berbentuk bulan sabit untuk hadiah wisuda anaknya karena desainnya berbeda dan tetap terjangkau. “Saya pilih model bulan karena bentuknya unik, elegan, dan harganya juga masih ramah di kantong,” kata Leni. Menurutnya, buket kini sudah menjadi bagian dari tradisi pemberian hadiah dalam berbagai momen penting. “Setiap ada acara wisuda atau perpisahan biasanya saya pesan buket di sini,” ujarnya. (mulyana)

 

Tags: peluang bisnisRaup Cuan dari Buket Wisuda KelulusanWarga Lebak Kantongi Jutaan Rupiah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
Edukasi

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
CEK UDARA -- Petugas Dinas LH Kabupaten Lebak, saat melakukan pengecekan kondisi udara di Kabupaten Lebak, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik GAK Masih Terdeteksi, Kualitas Udara di Lebak Level Sedang

Selasa, 8 Sep 2026 20:14 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
ASN Pemkab Lebak, sedang mengikuti apel pagi. (ISTIMEWA)
Banten Region

Nasib 3.508 PPPK Paruh Waktu Lebak Menggantung

Selasa, 8 Sep 2026 20:08 WIB
PATROLI MALAM - Anggota Polsek Rangkasbitung, saat melakukan patroli di Jalan Multatuli Rangkasbitung. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Patroli Jalanan Kota Rangkasbitung Dimasifkan, Balap Liar dan C3 Diburu

Selasa, 8 Sep 2026 20:02 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Minggu, 6 Sep 2026 15:46 WIB
Tidak Tahu Bantuan RTLH Berkurang, Sekda Banten Pastikan Evaluasi DPRKP

Tidak Tahu Bantuan RTLH Berkurang, Sekda Banten Pastikan Evaluasi DPRKP

Rabu, 2 Sep 2026 20:21 WIB
SPPG - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

SPPG Kolelet Picung Pandeglang Serap Produk UMKM dan Petani Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 11:33 WIB
Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Senin, 7 Sep 2026 19:54 WIB
Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.