SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus berjibaku di ruang sempit di balik plafon sebuah rumah untuk mengevakuasi jasad seorang pria yang meninggal dunia akibat tersetrum listrik di rumahnya pada, Kamis (18/6/2026) malam.
Korban berinisial S (56) diduga tersengat arus listrik saat memperbaiki instalasi listrik di lantai tiga rumahnya yang berada di Perumahan Alam Asri, RT 08 RW 21, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang. Nahas, lokasi korban yang berada di atas plafon membuat proses evakuasi tidak dapat dilakukan oleh keluarga maupun warga sekitar.
Saat laporan diterima sekitar pukul 18.00 WIB, tim Damkar Tangsel segera bergerak menuju lokasi. Selepas waktu magrib, petugas tiba dan langsung melakukan asesmen untuk menentukan cara terbaik mengevakuasi korban.
“Sehabis magrib kita meluncur ke TKP yang dihubungi langsung dengan jajaran pihak kepolisian,” ujar Komandan Regu Damkar Tangsel, Darusalam saat dikonfirmasi, Jumat (19/6).
Ia menceritakan, saat tiba di lokasi, petugas menemukan korban tergeletak di sela-sela rangka baja ringan di area loteng rumah. Ruang yang sempit, minim akses, serta posisi korban yang berada di atas plafon membuat operasi evakuasi harus dilakukan dengan teknik khusus.
Petugas kemudian menerapkan metode vertical rescue, yakni teknik penyelamatan yang mengandalkan sistem tali dan katrol untuk menjangkau area sulit. Peralatan dipasang secara hati-hati agar proses penurunan korban dapat berjalan aman.
Baca Juga: Berawal dari Kompor yang Ditinggal Menyala, Rumah Dua Lantai di Pamulang Terbakar
“Proses evakuasi kita melaksanakan dengan vertical rescue dengan alat-alat vertical rescue, yang dengan itu kita menggunakan katrol dan
alat-alat lainnya,” ungkapnya.
Tantangan tidak berhenti di situ. Untuk membuka jalur evakuasi, petugas terpaksa membongkar sebagian plafon rumah. Dari celah yang dibuat, korban kemudian diturunkan secara perlahan menggunakan sistem tali yang telah dipasang sebelumnya.
Operasi tersebut berlangsung dengan penuh kehati-hatian. Selain kondisi lokasi yang terbatas, petugas juga harus memastikan tidak ada risiko lain yang dapat membahayakan proses evakuasi.
Setelah berhasil diturunkan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di wilayah Bekasi. (eko)
