SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang berhasil mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat aksi tabrak lari terhadap tokoh Pramuka Tangerang, Herman Sulistyo (71). Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Raya Serang KM 11, tepatnya di dekat Jembatan Bitung, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, pada Minggu (7/6) lalu.
Kasatlantas Polresta Tangerang, AKP Fery Oktaviari Pratama, mengungkapkan bahwa tim penyidik kini telah mengantongi identitas kendaraan terduga pelaku yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
”Prosesnya masih kita lidik. Namun, ada kendaraan yang kita duga terlibat dan masih kita dalami,” ujar AKP Fery Oktaviari kepada Satelit News, Kamis (11/6).
Fery menjelaskan, titik terang ini didapatkan setelah petugas memeriksa alat bukti berupa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, terdeteksi satu unit kendaraan roda enam (R6) jenis Mitsubishi yang diduga kuat terlibat dalam kecelakaan maut itu.
Meski demikian, pihak kepolisian belum bisa menetapkan kendaraan tersebut sebagai pelaku utama secara mutlak. Saat ini, Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tangerang masih menganalisis peristiwa tersebut secara mendalam.
”Saat ini masih kita proses lidik dari kejadian itu,” ucapnya.
Baca Juga: Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang Desak Penetapan Tersangka Kasus Pencemaran Cisadane
Untuk mempercepat pengungkapan kasus dan memperjelas perkara, polisi juga bergerak cepat dengan memeriksa lima orang saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.
”Sudah, sekarang ada lima orang yang kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi,” tambah Fery.
Sebelumnya, tim penyidik telah melakukan serangkaian olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan petunjuk. Berdasarkan kronologis awal, dugaan tabrak lari ini terjadi pada Minggu (7/6) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Kecelakaan bermula saat sebuah truk misterius melaju dari arah Bitung menuju arah Cikupa. Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut menghantam Herman yang sedang mengayuh sepedanya. Bukannya berhenti untuk menolong, pengemudi truk justru langsung tancap gas melarikan diri.
Akibat benturan keras tersebut, sang tokoh Pramuka Tangerang Raya mengalami luka serius dan mengembuskan napas terakhirnya di TKP. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk dilakukan visum sebagai bagian dari langkah penyelidikan.
”Kita juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk percepatan klaim atau santunan,” pungkas Fery. (alfian/aditya)
Baca Juga: Sempat Kabur ke Bandung, Terduga Pelaku Tabrak Lari Tokoh Pramuka Tangerang Ditangkap
