SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus gudang dua lantai di Jalan H. Sanam, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (17/6/2026) sore. Kobaran api yang cukup besar disertai asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.
Kepulan asap tebal mengundang perhatian warga sekitar dan langsung berinisiatif berupaya memadamkan api secara manual. Ember berisi air diestafetkan menuju lantai dua untuk menjangkau titik api. Salah seorang saksi mata, Raka (23), mengatakan awalnya ia sedang membantu pemilik rumah ketika melihat tanda-tanda kebakaran muncul dari bangunan tersebut.
“Sekitar pukul 15.00 WIB saya sedang membantu pemilik rumah dan diminta membuang sampah. Posisi saya berada di area gudang yang tepat berada di depan rumah. Saat itu teman saya melihat ada kepulan asap. Awalnya asap masih kecil dan diduga berasal dari arah dapur,” ujar Raka.
Menurutnya, api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat sejumlah material yang mudah terbakar, seperti kayu dan kain. “Di rumah itu dia nyimpan kayu dan kain jadi mudah terbakar, lama-lama api membesar,” katanya.
Ia menambahkan, bangunan yang terbakar merupakan rumah pribadi yang juga difungsikan sebagai tempat penyimpanan berbagai barang.
Raka menjelaskan, saat kebakaran terjadi tidak ada penghuni yang berada di dalam rumah. Ia menduga salah satu penghuni tengah memasak di dapur tetapi ditinggal pergi keluar.
Baca Juga: Kobaran Api Hanguskan Rumah Panggung di Cibobos Lebak
“Kompor ditinggal (sedang memasak), yang punya rumah keluar, asap sudah kemana-mana. Pas kejadian penghuninya dua orang sama-sama lagi di luar,” jelasnya.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Omay Komarudin menyatakan bangunan ludes terbakar hingga 98 persen.
“98 persen yang terbakar,” sebutnysebutnyaa seraya menyampaikan bahwa pemilik bangunan atas nama Sriyono diperkirakan mengalami kerugian kurang lebih Rp 1 miliar.
Kobaran api seluruhnya dapat dipadamkan dua jam kemudian. Setidaknya tujuh unit armada mobil pemadam kebakaran beserta 32 personel diturunkan ke lokasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Hambatan jalan sempit dan sumber air,” pungkasnya. (eko)
