SATELITNEWS.COM, LEBAK–Kobaran api menghanguskan sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Cibobos Barat RT 002/RW 004, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Kamis (18/6/2026) pagi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara pasca kejadian tersebut pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.25 WIB. Rumah panggung tersebut milik Ono. Kebakaran yang sempat membuat panik warga itu diduga akibat korsleting listrik yang kemudian membuat api cepat membesar.
Warga yang panik langsung berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain. Nahas, upaya memadamkan api dengan alat seadanya tidak menyelamatkan barang berharga milik korban.
Danru WMK Bayah Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Ade Apriyadi membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut.
“Telah terjadi kebakaran satu buah rumah di Kampung Cibobos Barat, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara. Dugaan sementara akibat korsleting listrik,” kata Ade, kepada Satelitnews.com, melalui sambungan teleponnya.
Baca Juga: Berawal dari Kompor yang Ditinggal Menyala, Rumah Dua Lantai di Pamulang Terbakar
Ade menuturkan, saat api mulai membesar, warga sekitar berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat yang tersedia.
Namun, material rumah yang sebagian besar berbahan bambu membuat api dengan cepat melahap bangunan rumah panggung tersebut.
Kondisi rumah yang mudah terbakar membuat warga kesulitan menjinakkan kobaran api. Beruntung, api tidak sampai merambat ke rumah warga lainnya.
“Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian materiel yang diperkirakan mencapai Rp30 juta. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut,” ujar Ade.
Pasca kejadian, petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat gangguan instalasi listrik. Warga juga diminta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan api tidak meluas.(mulyana)
