SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang, berupaya mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah. Upaya yang dilakukan diantaranya, dengan gencar melaksanakan kegiatan pemutakhiran Zona Nilai Tanah (ZNT) di kecamatan kecamatan, melalui Bidang Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan.
Kepala Bidang Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan pada Bapenda Kabupaten Serang, Gungun Ahmad Wiguna mengatakan, dari 29 kecamatan, saat ini sudah ada sebanyak 10 kecamatan yang telah dilakukan pemutakhiran ZNT dan 1 kecamatan di tahun 2026 ini yang baru akan dilakukan pemutakhiran.
Kata Gungun, melalui kegiatan pemutakhiran ZNT tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dari Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2).
“Jadi setiap tahun kita lakukan pemutakhiran ZNT, kita juga lakukan updeting data perusahaan perusahaan, contoh ada pabrik baru yang sebelumnya masuk zona lahan masyarakat kita rubah menjadi zona industri,” kata Gungun, Selasa (16/6/2026).
Gungun menuturkan, pemutakhiran ZNT tersebut utamanya dilakukan terhadap wilayah wilayah atau kecamatan yang perekonomiannya jalan, dan terdapat wilayah industri. Dengan adanya pemutakhiran ZNT maka nilai ketetapan PBB-P2 mengalami perubahan.
Menurut Gungun,Pemutakhiran ZNT ini sangat penting lantaran sudah terlalu lama tidak dilakukan penyesuaian, yaitu sejak zaman Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.
Baca Juga: Lahan Dikuasai Investor Luar, Pemkab Serang Kesulitan Tagih PBB
“Tapi meskipun ada kenaikan nilai ketetapan PBB-P2 kita dari Pemda kasih stimulus, supaya kenaikannya tidak terasa. Tapi untuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) kita upayakan sesuai harga pasar,” tuturnya.
Gungun menargetkan pemutakhiran ZNT tersebut, selesai dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun kedepan.”Kalau satu tahun 2 mudah mudahan dalam waktu lima tahun selesai,” tuturnya.
Terkait dengan jumlah wajib pajak, Gungun mengungkapkan berdasarkan data yang dimilikinya, data jumlah wajib pajak saat ini semuanya ada sebanyak 800.000. Namun dari jumlah yang aktif bayar pajak sebanyak 400.000. (sidik)
