Minggu, 14 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Kenaikan Obat Komersial Dibatasi 20 Persen

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 14 Jun 2026 19:06 WIB
Rubrik Nasional
Kenaikan Obat Komersial Dibatasi 20 Persen

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah telah memetakan struktur biaya obat. Kenaikan harga obat diklaim tidak menyentuh obat-obatan BPJS. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Pemerintah memastikan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak akan mengganggu harga obat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ruang penyesuaian harga obat non JKN dibuka dengan batas ketat, di tengah kekhawatiran bahwa tekanan kurs dapat merembet menjadi kenaikan harga yang lebih luas.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pemerintah telah memetakan struktur biaya obat dan memisahkan dampaknya terhadap skema jaminan sosial. “Harga obat kita sudah lihat mana yang naik yang masuk akal dan yang tidak masuk akal. Tapi untuk obat-obatan BPJS, kita berhasil jaga,” ujar Budi, Sabtu (13/6/2026).

Ia menekankan bahwa pelemahan rupiah tidak bisa dijadikan dasar kenaikan harga secara proporsional di seluruh lini. “Kenaikan di kisaran 10 sampai 20 persen itu masih masuk akal. Tapi kalau di atas itu, jangan mengambil untung dari situ,” kata Budi.

Di tingkat teknis, Kementerian Kesehatan menetapkan batas atas penyesuaian harga obat komersial sebesar 20 persen. Penyesuaian tersebut, menurut pemerintah, merupakan hasil koordinasi dengan industri farmasi agar tetap berada dalam koridor yang dapat diterima di tengah tekanan biaya produksi global.

“Paling tinggi 20 persen. Ada yang 5 persen, ada yang 10 persen, tergantung jenis obatnya. Tapi tidak boleh lebih dari 20 persen,” kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Rizka Andalusia.

Ia menambahkan, mekanisme penyesuaian ini tidak berlaku untuk obat dalam skema JKN yang tetap dipisahkan dari dinamika pasar. “Untuk obat-obatan BPJS, tidak terdampak,” ujarnya.

Baca Juga: BPOM Mengaku Hadapi Tekanan Berlapis

Meski demikian, Kementerian Kesehatan mengakui tekanan eksternal seperti fluktuasi nilai tukar dan kenaikan harga energi global tetap memengaruhi struktur biaya industri farmasi. Pemerintah menyebut dampak tersebut masih dapat diredam melalui pengaturan harga dan efisiensi komponen produksi dalam negeri.

Di sisi lain, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah tidak melihat pelemahan rupiah sebagai celah untuk menaikkan harga secara berlebihan di sektor kesehatan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

BeritaTerbaru

Prabowo Kunci BBM Subsidi, Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap

Prabowo Kunci BBM Subsidi, Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap

Rabu, 10 Jun 2026 18:05 WIB
4 Anggota BAIS Divonis 1,5-3 Tahun, 2 Dipecat

4 Anggota BAIS Divonis 1,5-3 Tahun, 2 Dipecat

Rabu, 10 Jun 2026 18:01 WIB
Minyakita Dikeluarkan dari Bansos, Dialihkan ke Pasar Rakyat

Minyakita Dikeluarkan dari Bansos, Dialihkan ke Pasar Rakyat

Senin, 8 Jun 2026 18:07 WIB
Mendagri Peringatkan Pemda, Stop Rekrut Honorer

Mendagri Peringatkan Pemda, Stop Rekrut Honorer

Senin, 8 Jun 2026 18:05 WIB

“Pemerintah harus hadir dan mengambil langkah pengawasan yang lebih ketat terhadap harga obat agar pelemahan nilai tukar rupiah tidak menjadi alasan kenaikan harga yang berlebihan dan merugikan konsumen,” kata Sekretaris Eksekutif YLKI, Rio Priambodo, Minggu (14/6/2026).

YLKI menilai akses terhadap obat tidak boleh menjadi korban tekanan ekonomi, terutama bagi peserta jaminan kesehatan nasional. Hak masyarakat untuk memperoleh obat yang aman, bermutu, dan efektif, menurut mereka, harus tetap dijaga tanpa kompromi.

YLKI juga mendorong perluasan akses obat yang lebih terjangkau melalui penguatan obat generik dan produk dalam negeri. “Negara perlu memastikan ketersediaan alternatif obat yang lebih terjangkau, tanpa mengurangi kualitas, keamanan, dan khasiatnya,” kata Rio.

Lebih jauh, YLKI menyoroti kembali persoalan struktural yang selama ini membayangi industri farmasi nasional, yakni ketergantungan pada bahan baku impor. Dalam situasi rupiah tertekan, ketergantungan ini membuat harga obat berada dalam posisi rentan terhadap gejolak eksternal yang tidak dapat dikendalikan di dalam negeri.

Baca Juga: 10 Persen Orang Terkaya Pakai BPJS Subsidi

Rio menyebut kondisi ini seharusnya menjadi titik tekan bagi percepatan kemandirian industri farmasi nasional. “Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat kemandirian industri farmasi nasional, terutama dalam pengembangan bahan baku obat dalam negeri, agar tidak terus bergantung pada impor,” ujarnya.

YLKI juga menekankan pentingnya transparansi dalam penetapan harga obat agar publik dapat membedakan mana kenaikan yang wajar akibat biaya produksi dan mana yang tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya di lapangan. (rmg/xan)

Tags: BPJSkementerian kesehatanobat
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kemensos Buka Rekrutmen 3.053 PPPK Guru Sekolah Rakyat, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Nasional

Kemensos Buka Rekrutmen 3.053 PPPK Guru Sekolah Rakyat, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Minggu, 7 Jun 2026 16:47 WIB
HET MinyaKita Bakal Naik, DPR Minta Perketat Pengawasan Distribusi
Bisnis

HET MinyaKita Bakal Naik, DPR Minta Perketat Pengawasan Distribusi

Minggu, 7 Jun 2026 13:13 WIB
Purbaya Tanggapi Isu Mengundurkan Diri: Nggak Bener Lah
Nasional

Menkeu Purbaya Tanggapi Isu Mengundurkan Diri: Nggak Bener Lah

Sabtu, 6 Jun 2026 07:48 WIB
Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Bakal Naik
Headline

Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Bakal Naik

Sabtu, 6 Jun 2026 07:00 WIB
Ribuan Jemaah Padati Istiqlal, Pesan Lingkungan Jadi Seruan Moral Umat
Nasional

Ribuan Jemaah Padati Istiqlal, Pesan Lingkungan Jadi Seruan Moral Umat

Jumat, 5 Jun 2026 21:57 WIB
74,2 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo
Nasional

74,2 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo

Kamis, 4 Jun 2026 20:20 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260614_105443

PMI Kota Tangerang Gelar Cek Kesehatan dan Golongan Darah Gratis pada Hari Donor Darah Sedunia

Minggu, 14 Jun 2026 10:58 WIB
Tak Butuh Maaf Sarwendah, Ruben Onsu Lewat Kuasa Hukum: Yang Penting Ketemu Anak!

Tak Butuh Maaf Sarwendah, Ruben Onsu Lewat Kuasa Hukum: Yang Penting Ketemu Anak!

Senin, 8 Jun 2026 13:06 WIB
IMG_20260612_155617

Prodi D3 Kebidanan UIS Raih Akreditasi Unggul, Siapkan Pembukaan S1 dan Profesi Bidan

Jumat, 12 Jun 2026 16:00 WIB
Ajang “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD

Event “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD

Rabu, 10 Jun 2026 19:21 WIB
Ilustrasi jemaah haji di Tanah Suci Makkah. (ISTIMEWA)

Dibagi 3 Kloter, Kepulangan Jemaah Haji Pandeglang Dimulai 20 Juni

Minggu, 14 Jun 2026 19:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.