Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Mendagri Peringatkan Pemda, Stop Rekrut Honorer

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 8 Jun 2026 18:05 WIB
Rubrik Nasional
Mendagri Peringatkan Pemda, Stop Rekrut Honorer

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan jajaran tim Kemendagri dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR dan para gubernur di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh pemerintah daerah menghentikan perekrutan tenaga honorer. Langkah itu dinilai penting untuk menahan laju belanja pegawai daerah yang masih tinggi menjelang penerapan penuh batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari total APBD pada 2027.

“Kita minta kepala daerah untuk mungkin tidak usah menarik tenaga honorer lagi, apalagi tenaga honorer yang administrasi yang bukan skill. Karena nanti mereka menjadi beban. Beban bagi kepala daerah, belanja pegawai yang bertambah. Beban juga bagi kepala daerah berikutnya nanti,” ujar Tito,  dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR dan para gubernur di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Menurut Tito, banyak daerah masih menghadapi persoalan membengkaknya belanja pegawai yang sebagian dipicu oleh praktik perekrutan tenaga honorer tanpa mempertimbangkan kebutuhan organisasi.

Tito Karnavian membeberkan lima dari 488 kabupaten/kota dengan belanja pegawai tertinggi sejak awal 2026. Pertama, Kabupaten Bogor dengan besaran Rp3,8 triliun. Kedua adalah Kabupaten Bekasi dengan besaran Rp3,5 triliun.

Kota Surabaya menyusul di posisi ketiga sebesar Rp3,3 triliun. Selanjutnya, keempat, Kota Bekasi dengan besaran Rp3 triliun dan, kelima, Kabupaten Badung sebesar Rp2,9 triliun.

Secara umum. data Kementerian Dalam Negeri menunjukkan sebanyak 479 daerah atau sekitar 87,7 persen dari 546 pemerintah daerah masih memiliki porsi belanja pegawai di atas 30 persen APBD. Hanya 67 daerah yang telah berada di bawah ambang batas. Sekitar 85 persen daerah masih tergolong memiliki kapasitas fiskal lemah dan bergantung pada transfer pemerintah pusat.

Baca Juga: Meski Tertekan Fiskal, Pemda Diminta Tak Rumahkan PPPK

Meski demikian, Tito menyatakan untuk kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan, honorer masih dapat dipertimbangkan karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Sebaliknya, penambahan tenaga administrasi dinilai perlu dibatasi secara ketat.

Tito juga menyoroti praktik perekrutan tenaga honorer yang kerap didasarkan pada kedekatan dengan pejabat daerah atau tim sukses kepala daerah. Menurut dia, sebagian tenaga honorer administrasi merupakan “bawaan” pejabat atau kepala daerah sebelumnya.

BeritaTerbaru

APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

Selasa, 21 Jul 2026 18:22 WIB
Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Senin, 20 Jul 2026 18:00 WIB
KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

Senin, 20 Jul 2026 17:58 WIB
Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

“Kalau untuk yang tenaga administrasi, seringkali tidak kompeten, tidak memiliki kapabilitas. Ya mungkin bawaan dari pejabat-pejabat sebelumnya, kepala daerah, tim sukses dimasukkan di sana datang jam 8, pulang jam 10. Jadi beban. Dan setelah itu numpuk lah honorer ini dari kepala daerah ke kepala daerah,” kata Tito.

Jumlah honorer yang terus bertambah pada akhirnya menimbulkan tuntutan untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau aparatur sipil negara (ASN). “Ketika dibayar dan dibiayai, otomatis menjadi beban belanja pegawai,” ujarnya.

Tito mengatakan tuntutan tersebut kerap disuarakan melalui aksi demonstrasi di berbagai daerah dan akhirnya direspons pemerintah. “Nanti Ibu Menpan bisa menjelaskan karena demonya banyak tempat Ibu Rini waktu itu. Kemudian diakomodir, diangkat tapi dengan seleksi. Akhirnya menjadi beban dan ditentukan dibayar, dibiayai oleh APBD saat itu,” jelasnya.

Menurut Tito, kondisi tersebut menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah agar tidak lagi menambah tenaga honorer tanpa kebutuhan yang jelas. “Mohon maaf, dulunya banyak tim sukses dijadikan tenaga honorer, setelah bertahun-tahun mereka minta diangkat menjadi PPPK, setelah itu beban APBD jadi berat,” katanya.

Baca Juga: Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Karena itu, Tito meminta kepala daerah tidak mengulangi praktik serupa dan mematuhi moratorium tenaga honorer. “Harus tegas tidak ada tenaga honorer baru,” tegasnya.

Tito menilai APBD seharusnya lebih banyak digunakan untuk program yang langsung dirasakan masyarakat, seperti pembangunan jalan, pendidikan, dan layanan kesehatan, dibandingkan menambah jumlah pegawai.

Di sisi lain, pemerintah pusat tengah membahas kemungkinan perpanjangan masa transisi penerapan batas maksimal belanja pegawai 30 persen APBD. Menurut Tito, opsi tersebut telah dibicarakan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

“Paling tidak masih ada waktu bagi daerah untuk berpikir dan bekerja melakukan penyesuaian,” kata Tito. (rmg/xan)

Tags: honorermendagripemda
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis
Nasional

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis

Minggu, 19 Jul 2026 21:17 WIB
Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun
Nasional

Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun

Minggu, 19 Jul 2026 15:37 WIB
Nasional

Kontak Tembak di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Tewas

Sabtu, 18 Jul 2026 17:49 WIB
Bisnis

Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 15:26 WIB
Nasional

Polri Serahkan Tersangka Korupsi Don Ritto ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 19:19 WIB
Nasional

Gus Lilur Usulkan Mahfud MD Jadi Menko Polkam, Busyro Muqoddas Wamenko

Jumat, 17 Jul 2026 18:38 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Ratusan Siswa SMK Kunjungi MDTC Wahana di Jatake, Kota Tangerang

Ratusan Siswa SMK Kunjungi MDTC Wahana di Jatake, Kota Tangerang

Rabu, 22 Jul 2026 17:45 WIB
Jelang Indonesia Super League, Ramalingom Tumpuan Lini Depan Persita

Jelang Indonesia Super League, Ramalingom Tumpuan Lini Depan Persita

Senin, 20 Jul 2026 18:12 WIB
TARI KOLOSAL - Ribuan warga Ciomas menggelar tari kolosal, dalam Festival Ciomas Ngabring 2026, Minggu (19/7/2026). (ISTIMEWA)

Meriah, 3.500 Anak-anak hingga Emak-emak ‘Ngabring’ Silat Kolosal

Minggu, 19 Jul 2026 15:24 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Polda Banten Amankan 1 Tersangka Dugaan Pengeroyokan dan Penculikan Warga Lebak

Rabu, 22 Jul 2026 18:41 WIB
Kepala BPKAD Provinsi Banten, Mahdani. (ISTIMEWA)

Fantastis, Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten Mencapai Rp55,47 Miliar

Selasa, 21 Jul 2026 14:13 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.