Kamis, 23 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 21 Jul 2026 18:22 WIB
Rubrik Nasional
APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Meski APBN mengalami defisit, Purbaya meyakinkan kondisi fiskal tetap terjaga karena pertumbuhan penerimaan negara mencapai dua digit sepanjang semester pertama tahun ini. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat defisit Rp196,5 triliun atau 0,76 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir Juni 2026. Pendapatan negara yang mencapai Rp1.459,4 triliun belum mampu mengimbangi belanja pemerintah yang sekitar Rp1.656 triliun.

Meski demikian, pemerintah menilai kondisi fiskal tetap terjaga. Salah satu penopangnya adalah pertumbuhan penerimaan negara yang mencapai dua digit sepanjang semester pertama tahun ini.

“Kinerja fiskal sepanjang semester I menunjukkan tren semakin menguat. Pendapatan negara terus meningkat dari Rp574,9 triliun pada akhir Maret menjadi Rp1.459,4 triliun pada akhir Juni,” ujar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juli di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).

“Di sisi lain kesehatan fiskal terjaga. Defisit 0,76 persen dan keseimbangan primer Rp85,1 triliun,” lanjut Purbaya.

Pendapatan negara hingga Juni tumbuh 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut setara 46,3 persen dari target pendapatan APBN 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun.

Penerimaan pajak menjadi penopang utama. Hingga semester I, pemerintah mengumpulkan Rp1.035,7 triliun dari sektor pajak, tumbuh 24,6 persen secara tahunan. Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp152 triliun atau tumbuh 3,4 persen.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tanggapi Isu Mengundurkan Diri: Nggak Bener Lah

Pertumbuhan penerimaan pajak menjadi salah satu perubahan paling menonjol dalam kinerja fiskal tahun ini. Pada periode yang sama tahun lalu, penerimaan pajak masih mengalami kontraksi.

“Kalau kita lihat penerimaan pajak saja, itu tumbuhnya 24,6 persen. Ini perkembangan yang menggembirakan mengingat tahun lalu kontraksi 7 persen di enam bulan pertama,” kata Purbaya.

BeritaTerbaru

KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

Senin, 20 Jul 2026 17:58 WIB
Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB
Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis

Minggu, 19 Jul 2026 21:17 WIB
Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun

Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun

Minggu, 19 Jul 2026 15:37 WIB

Di luar penerimaan perpajakan, negara mengantongi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp271 triliun atau tumbuh 21,6 persen. Realisasi tersebut setara 59 persen dari target APBN. Penerimaan hibah tercatat Rp0,7 triliun.

Namun, pertumbuhan pendapatan belum membuat posisi APBN berbalik surplus. Hingga akhir semester I, belanja negara mencapai sekitar Rp1.656 triliun atau 43,1 persen dari pagu APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun. Realisasi belanja tersebut tumbuh 17,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Belanja pemerintah pusat menyerap Rp1.298,6 triliun, sedangkan transfer ke daerah mencapai Rp357,4 triliun. Pemerintah menyatakan belanja akan terus dioptimalkan untuk mendukung program-program prioritas.

Secara tahunan, defisit APBN semester I/2026 sedikit lebih rendah dibandingkan posisi akhir Juni 2025 yang mencapai sekitar Rp197 triliun atau 0,81 persen terhadap PDB. Namun, dibandingkan akhir Mei 2026, defisit meningkat dari Rp180,4 triliun atau 0,70 persen terhadap PDB.

Baca Juga: Prabowo Patok Defisit APBN, Optimistis Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen

Untuk keseluruhan tahun, pemerintah menetapkan target defisit APBN sebesar Rp689,1 triliun atau 2,68 persen terhadap PDB. Purbaya optimistis defisit fiskal tetap terkendali hingga akhir tahun dan berada di bawah batas 3 persen.

Realisasi pembiayaan anggaran hingga semester I mencapai Rp452 triliun atau 65,6 persen dari target APBN 2026. Pembiayaan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan anggaran sekaligus menjaga kesinambungan fiskal.

Keyakinan pemerintah terhadap arah kebijakan fiskal juga muncul di tengah keputusan S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia. S&P mempertahankan peringkat BBB untuk utang jangka panjang dengan outlook stabil, serta A-2 untuk utang jangka pendek.

Purbaya mengaitkan keputusan tersebut dengan kondisi APBN yang dinilainya tetap ekspansif dan mendukung pembangunan. Menurut dia, keputusan S&P sekaligus menepis rumor yang sempat beredar mengenai kemungkinan penurunan peringkat kredit Indonesia.

“Ini saya ulang lagi, APBN-nya bagus, ekspansif, dan mendukung pembangunan. Ini juga alasan mengapa S&P mempertahankan peringkat kita di BBB dengan outlook dipertahankan, stabil,” kata Purbaya.

Dia mengatakan, isu mengenai kemungkinan penurunan peringkat sempat beredar di media sosial dan pasar modal serta memicu tekanan terhadap pasar saham pada awal Juli. Namun, Purbaya menilai keputusan S&P menunjukkan bahwa lembaga pemeringkat tersebut melihat kebijakan pemerintah bergerak ke arah yang benar. (rmg/xan)

Tags: APBNDefisitMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Nasional

Kontak Tembak di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Tewas

Sabtu, 18 Jul 2026 17:49 WIB
Bisnis

Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 15:26 WIB
Nasional

Polri Serahkan Tersangka Korupsi Don Ritto ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 19:19 WIB
Nasional

Gus Lilur Usulkan Mahfud MD Jadi Menko Polkam, Busyro Muqoddas Wamenko

Jumat, 17 Jul 2026 18:38 WIB
Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, Hilirisasi Masih Jadi Andalan
Nasional

Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, Hilirisasi Masih Jadi Andalan

Kamis, 16 Jul 2026 18:00 WIB
Bansos dan Subsidi Satu Pintu, Kopdes Merah Putih “Kantor Tunggal” Distribusi
Nasional

Bansos dan Subsidi Satu Pintu, Kopdes Merah Putih “Kantor Tunggal” Distribusi

Kamis, 16 Jul 2026 17:57 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Waduh, Dikaitkan Kasus Penculikan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Bantah Jadi Dalang

Waduh, Dikaitkan Kasus Penculikan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Bantah Jadi Dalang

Senin, 20 Jul 2026 16:28 WIB
Pascakebakaran TPA Jatiwaringin, DLHK Kabupaten Tangerang Semprot Eco Enzyme

Pascakebakaran TPA Jatiwaringin, DLHK Kabupaten Tangerang Semprot Eco Enzyme

Kamis, 16 Jul 2026 21:42 WIB
TERPARKIR : Salah satu kendaraan yang akan melakukan uji fisik kendaraan, terparkir di halaman kantor Samsat Ciruas. (ISTIMEWA)

SOP Pelayanan Cek Fisik Kendaraan Bermotor Di Samsat Ciruas Dikeluhkan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB
DISTRIBUSI BANTUAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, menyiapkan sebanyak 6 Juta liter lebih bantuan berupa air bersih, ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini. (SIDIK/SATELITNEWS.COM)

PMI Banten Siapkan 6 Juta Liter Lebih Air Bersih Bagi Daerah Terdampak Kekeringan

Senin, 20 Jul 2026 15:32 WIB
BANTUAN AIR BERSIH - Warga Kampung Seuseupan RT 002/RW 001, Desa Seuseupan, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, berbondong-bondong membawa ember, galon, tong, serta wadah lainnya untuk menampung bantuan air bersih, Senin (20/7/2026). (ISTIMEWA)

Tampung Bantuan Air Bersih, Warga Sukaresmi Pandeglang Kumpulkan Ember dan Galon

Senin, 20 Jul 2026 18:22 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.