SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, memberikan penghargaan khusus kepada 54 pendonor sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali. Apresiasi ini diserahkan langsung dalam peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Tangerang bersama Unit Donor Darah (UDD) Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Minggu (14/6/2026).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyatakan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat memacu semangat para pendonor sekaligus menginspirasi masyarakat luas untuk terus meningkatkan kepedulian sosial.
”Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi. Semoga mereka yang telah berpartisipasi dalam mendonorkan darahnya bisa terus sehat, serta bisa memberikan kontribusi lagi terhadap aksi donor ini,” kata Maesyal usai menghadiri kegiatan tersebut.
Sebagai bentuk dukungan konkret dari pemerintah daerah, Maesyal mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat gerakan donor darah sukarela. Salah satunya diwujudkan melalui pengalokasian anggaran fantastis senilai Rp22 miliar untuk penanggulangan kesehatan yang berkaitan dengan layanan transfusi darah agar masyarakat tidak lagi dibebani biaya.
”Kabupaten Tangerang setiap tahunnya sudah mengalokasikan anggaran untuk support khusus transfusi darah di rumah sakit sebesar Rp22 miliar. Untuk operasionalnya, supaya nanti yang membutuhkan darah ini tidak dibebankan lagi dengan biaya, alias gratis. Biaya transfusi darah tersebut kita titip di rumah sakit,” tegasnya secara lugas.
Menurut Maesyal, sebotol darah yang didonorkan dapat menyelamatkan lebih dari satu nyawa pasien. “Darah tersebut kita supply, kita kirimkan kepada yang membutuhkannya di rumah sakit, maupun di klinik-klinik atau tempat lainnya untuk keperluan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tangerang, dan juga di luar daerah,” ujarnya.
Baca Juga: BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan
Ia mengajak momentum Hari Donor Darah Sedunia ini dijadikan sebagai pelecut semangat gerakan kemanusiaan di era modern. “Kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, dalam rangka memperingati Hari Donor Sedunia, mudah-mudahan masyarakat yang berkontribusi selalu dalam kondisi sehat dan kontribusinya bisa terus meningkat,” tambah Maesyal.
Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang, dr. Zainal Muttaqien, menambahkan bahwa piagam penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih paling tulus dari PMI atas konsistensi para pendonor dalam aksi kemanusiaan.
”Ini sebagai apresiasi kepada para pendonor yang sudah mendonasikan darahnya untuk kemanusiaan, untuk menolong sesama. Kita perlu mengapresiasi karena dengan darah mereka, kita bisa menolong banyak sekali masyarakat yang membutuhkan,” kata dr. Zainal.
Ia menjelaskan, pemberian penghargaan untuk kategori 25 kali donor ini merupakan inisiatif mandiri tingkat daerah. Sebab, berdasarkan regulasi, penghargaan tertinggi secara nasional baru diberikan oleh Presiden untuk kategori 100 kali donor.
”Karena ini adalah kewenangan dari Kabupaten/Kota. Nanti kalau sudah 50 sampai dengan 75 kali itu penyerahannya ke Gubernur, dan kalau sudah 100 kali itu langsung ke Presiden,” ucapnya merinci.
Selain penyerahan piagam, momen peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Kabupaten Tangerang ini juga dimeriahkan dengan aksi donor darah massal serta pemeriksaan atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti oleh ratusan peserta.
Baca Juga: Pertama di Banten, Kecamatan Kelapa Dua Gelar Turnamen Sepakbola Wanita
”Langkah ini dilakukan untuk memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang mengusung tema ‘One drop of humanity, give blood and save lives’ atau setetes darah untuk kemanusiaan, berikan darahmu dan selamatkan jiwa,” pungkas dr. Zainal. (alfian/aditya)
