KOTA TANGERANG--Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil meraih penghargaan sebagai Penerbit Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Terbaik dalam ajang PAPTI Award 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja Pemkot Tangerang dalam memberikan pelayanan publik, khususnya dalam proses penerbitan SLF.
Penghargaan tersebut diterima dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) II Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Decky Priambodo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti atas optimalnya penyelenggaraan pelayanan penerbitan SLF di Kota Tangerang.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kinerja pelayanan penerbitan SLF yang telah berjalan dengan baik berdasarkan berbagai indikator penilaian. Pelayanan yang diberikan tidak hanya memberikan dampak langsung kepada masyarakat, tetapi juga mendapat apresiasi dari kalangan akademisi yang kredibel,” ujar Decky, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) memiliki peran penting dalam memastikan bangunan yang telah dibangun memenuhi standar kelayakan fungsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, layanan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses pembangunan dan tata kelola bangunan agar berjalan secara profesional, akuntabel, serta berkelanjutan.
Baca Juga: Kapolres Pandeglang Terima Penghargaan Dari Lemkapi
Decky menambahkan, capaian penghargaan PAPTI Award 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Pemkot Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam penerbitan dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan SLF.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan penerbitan dokumen PBG dan SLF, sekaligus memperkuat pengawasan agar setiap bangunan yang dibangun maupun telah beroperasi di Kota Tangerang memenuhi standar kelayakan sesuai regulasi,” pungkasnya. (gatot)




























