SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Tangerang 2027 dimanfaatkan Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI, Christian Lois, untuk menyampaikan sejumlah usulan yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam rapat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Christian menekankan bahwa dokumen KUA-PPAS bukan sekadar pembahasan angka dan besaran anggaran, melainkan penentu arah pembangunan daerah selama satu tahun ke depan. Karena itu, menurut dia, setiap rupiah dalam APBD harus memberi manfaat nyata bagi warga.
“Pembahasan KUA-PPAS menjadi kesepakatan arah kebijakan fiskal. Kami berharap pengajuan plafon anggaran bisa bersentuhan langsung, sedekat nadi dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Christian, Rabu (22/7/2026).
Dalam forum tersebut, Christian mengusulkan agar Pemerintah Kota Tangerang memperluas alokasi hibah bagi rumah-rumah ibadah. Menurutnya, fasilitas keagamaan merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang juga membutuhkan dukungan pemerintah.
Tak hanya itu, ia turut menyoroti kebutuhan perlengkapan posyandu yang masih perlu diperkuat. Fasilitas kesehatan tingkat lingkungan, kata dia, memiliki peran strategis dalam pelayanan ibu, balita, hingga pencegahan stunting sehingga perlu didukung melalui anggaran yang memadai.
Christian juga meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru agama, baik muslim maupun non-muslim, melalui pemberian tunjangan. Menurutnya, para guru agama memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda sehingga layak memperoleh dukungan dari pemerintah daerah.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Plafon Anggaran Sementara 2026 Direncanakan Rp8,47 T
“Kami memberikan masukan agar bantuan hibah rumah ibadah, perlengkapan Posyandu, dan tunjangan guru agama Muslim maupun non-Muslim menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran,” katanya. Ia berharap pembahasan KUA-PPAS tidak berhenti pada penyusunan program di atas kertas, tetapi benar-benar menghasilkan APBD yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat. “Pada akhirnya, ukuran keberhasilan anggaran bukan hanya terserap, tetapi seberapa besar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga Kota Tangerang,” ujar Christian. (ari)

















