SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dampak kemarau mulai dirasakan warga Kabupaten Tangerang. Sedikitnya sekitar 200 kepala keluarga (KK) di RT 001/RW 003 dan RT 002/RW 003, Kampung Rancahaur, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan yang terjadi dalam sepekan terakhir.
Keterbatasan pasokan air membuat warga harus mengandalkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.
Camat Pagedangan, Daniel Ramdani, mengatakan pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar bantuan air bersih segera disalurkan kepada warga terdampak.
“Iya Pak, kami sedang berkoordinasi dengan OPD terkait supaya warga terdampak segera mendapat bantuan dan ada solusinya. Insya Allah besok akan dikirim bantuan air bersih dari BPBD,” kata Daniel kepada Satelit News, Rabu (22/7/2026).
Menurut Daniel, wilayah belakang Desa Karang Tengah memang menjadi kawasan yang hampir setiap musim kemarau mengalami kesulitan air bersih. Karena itu, distribusi bantuan air menjadi langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Wilayah belakang Desa Karang Tengah memang rutin mengalami kekeringan setiap musim kemarau,” ujarnya.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Puskesmas Panongan Krisis Air Bersih, Pelayanan Tetap Berjalan

Selain bantuan yang akan disalurkan BPBD Kabupaten Tangerang, kata Daniel, warga juga telah menerima bantuan air bersih dari pihak swasta, yakni PT LG, serta bantuan dari H. Endo.
Ia juga meluruskan informasi yang beredar mengenai lamanya kekeringan di wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi kekeringan yang saat ini terjadi baru berlangsung sekitar satu pekan, bukan empat bulan seperti yang sempat diberitakan.
“Kalau informasi empat bulan itu kurang tepat. Dampak kekeringan yang sekarang terjadi baru sekitar satu minggu,” tegasnya.
Sebelumnya, kondisi kekeringan di Desa Karang Tengah sempat menjadi perhatian publik setelah puluhan warga, mayoritas ibu rumah tangga, mengantre sambil membawa galon, ember, dan jeriken untuk mendapatkan bantuan air bersih yang didistribusikan BPBD Kabupaten Tangerang menggunakan mobil tangki.
Air bersih tersebut digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah menurunnya ketersediaan air akibat musim kemarau.
Pemerintah Kecamatan Pagedangan berharap bantuan air bersih dapat terus disalurkan hingga kondisi pasokan air kembali normal, sehingga kebutuhan sekitar 200 kepala keluarga yang terdampak tetap terpenuhi. (aditya)
Baca Juga: Makan Bersama Siswa SD, Bupati Tangerang Sosialisasikan Pangan ASUH

















