SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus mendorong peningkatan kualitas inovasi daerah sebagai upaya memperkuat daya saing sekaligus membuka peluang mendapatkan dukungan program dari pemerintah pusat. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta serius mengawal proses penginputan Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026 hingga tuntas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani saat menghadiri Rapat Evaluasi Penginputan Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026 bertema “Inovasi Daerah untuk Pandeglang Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan” di Oproom Bappeda Kabupaten Pandeglang, Jumat (24/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dewi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat dan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pandeglang Tb. Nandar Suptandar. Turut hadir Kepala Bappeda Hasan Bisri bersama seluruh kepala perangkat daerah.
Mengawali sambutannya, Bupati Dewi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan berbagai inovasi demi kemajuan Kabupaten Pandeglang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Sekda, Kepala Bappeda, serta seluruh Kepala OPD yang hadir. Kehadiran Bapak dan Ibu menunjukkan komitmen, integritas, dan loyalitas kita untuk bersama-sama membangun Kabupaten Pandeglang,” ujar Dewi.
Menurutnya, berbagai inovasi yang telah dilahirkan perangkat daerah menjadi modal penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan. Ia menegaskan, pemerintah pusat akan lebih memberikan perhatian kepada daerah yang aktif berinovasi dan menunjukkan kinerja yang baik.
Baca Juga: Ratusan Warga Desa Kaduengang Pandeglang Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis
“Inovasi inilah yang akan mengantarkan Kabupaten Pandeglang mendapatkan berbagai peluang dan dukungan dari pemerintah pusat. Daerah yang terus bergerak dan berinovasi tentu akan lebih diperhatikan dibanding daerah yang tidak melakukan perubahan,” katanya.
Bupati mengungkapkan, capaian Kabupaten Pandeglang pada penilaian IGA tahun sebelumnya harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas inovasi. Menurutnya, prestasi tersebut harus dipertahankan bahkan diperkuat melalui kerja sama seluruh perangkat daerah.
“Kita ingin prestasi ini tetap terjaga dan semakin meningkat. Tentu hal tersebut tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh OPD,” tegasnya.
Dewi juga mengingatkan bahwa keberhasilan penilaian IGA tidak hanya ditentukan oleh jumlah inovasi yang dibuat. Menurutnya, kualitas penginputan data, kelengkapan dokumen pendukung (evidence), serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat menjadi faktor penting dalam penilaian.
“Semua orang bisa membuat inovasi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana inovasi itu dibuktikan dengan evidence yang lengkap dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya minta Kepala OPD hingga Sekretaris Dinas mengawal proses penginputan ini sampai selesai,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Pandeglang Hasan Bisri mengatakan, inovasi daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pelayanan publik, mendukung percepatan investasi, menekan angka kemiskinan ekstrem dan stunting, serta mendukung pencapaian target RPJMD Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: MPLS Sekolah Rakyat Pandeglang Akan Dimulai Akhir Juli Nanti
Ia menjelaskan, ke depan inovasi akan menjadi salah satu indikator penilaian kinerja seluruh kepala perangkat daerah. Selain itu, Bappeda akan melakukan evaluasi inovasi secara berkala, membentuk tim pembina inovasi daerah, serta mengembangkan dashboard monitoring inovasi berbasis digital.
“Kami sedang mengoptimalkan aplikasi ASEPAN. Nantinya seluruh perkembangan inovasi perangkat daerah dapat dipantau secara real-time melalui dashboard yang dapat diakses langsung oleh Ibu Bupati. Insyaallah dalam dua bulan ke depan sistem ini sudah dapat digunakan,” jelas Hasan.
Menurut Hasan, budaya inovasi kini mulai tumbuh di hampir seluruh perangkat daerah. Ia optimistis, dengan komitmen kuat dari kepala daerah serta dukungan seluruh OPD, Kabupaten Pandeglang mampu meningkatkan kualitas inovasi sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap seluruh perangkat daerah terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya Pandeglang yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (mardiana/aditya)

















