SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Kekeringan yang berdampak terhadap krisis air bersih, masih terus melanda. Khususnya, bagi warga di wilayah Pandeglang Selatan.
Sejak 12 Juli lalu, Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Boedak Saung Rescue (BSR), terus mobile menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan.
Ketua Tagana Kabupaten Pandeglang, Rahmat Baihaki mengatakan, hingga kini pihaknya sudah menyalurkan sekitar 60.000 liter air bersih ke sejumlah titik.
“Sabtu (25/6) lalu, kami bersama tim BSR juga kembali menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Babakan Keusik,” kata Rahmat, Minggu (26/7/2026).
Pria yang akrab disapa Mamat ini menambahkan, air bersih yang disalurkan ke Desa Babakan Keusik, sekitar 5.000 liter.
Sementara, Pembina Boedak Saung Rescue (BSR) Ade Mulyana menyatakan, penyaluran bantuan air bersih itu juga berkolaborasi dengan Relawan Mengetuk Pintu Langit dan donatur Pajero Sport Family.
Baca Juga: Kekeringan Meluas, Ratusan Warga Patia Pandeglang Terima Bantuan Air Bersih
“Kami juga berkolaborasi dengan aparatur desa setempat. Karena sebelum menyalurkan air bersih, kami selalu berkoordinasi dengan pihak desa setempat,” pungkasnya.
“Dan kami mengucapakan terima kasih kepada para donatur, serta Dinsos Provinsi dan Kabupaten, yang sudah mendukung kegiatan kami,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, kekeringan di wilayah Kabupaten Pandeglang, terus meluas. Masyarakat terdampak krisis air bersih – pun, terus bertambah.
Kini, tim Taruna Siaga Bencana (Tagana), Perkumpulan Boedak Saung, dan relawan kemanusiaan lainnya, turun mendistribusikan bantuan air bersih ke Kampung Pasir Rangrang RT 013 RW 003, Desa Babakankeusik, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Selasa (21/7/2026).
Seorang warga setempat Sunarsih mengaku, sudah beberapa minggu atau hampir satu bulan ini ia dan ratusan warga lainnya mengalami kesulitan air bersih.
“Sumur timba, aliran sungai, mulai kekeringan. Makanya, sulit air bersih. Alhamdulillah, sekarang ada bantuan kiriman air bersih,” kata Sunarsih, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Kekeringan di Banten Semakin Meluas, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak
Katanya, sulitnya mendapatkan air bersih, berdampak pada kebutuhan kehidupan sehari-hari, seperti mencuci, minum, mandi, dan kebutuhan lainnya.
Ketua Tagana Kabupaten Pandeglang Rahmat Baihaki mengatakan, pengiriman bantuan air bersih ini dibantu oleh donatur.
“Kali ini, bantuan didistribusikan untuk sekitar 211 KK atau 644 Jiwa,” tandasnya.
Sementara, Pembina Boedak Saung Rescue (BSR) Ade Mulyana menyatakan, pengiriman air bersih ini akan diberikan di tiga titik, kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih.
“Bantuan air bersih kali ini, disalurkan untuk warga Kampung Pasir Rangrang, Kampung Citangkar dan Kampung Carenang. Jadi pengirimannya sekitar 1.500 liter air bersih,” pungkasnya.
Ditambahkannya, selain Tagana dan Boedak Saung Rescue, juga penyaluran bantuan tersebut didampingi Yayasan Mengetuk Pintu Langit. (mardiana)

















