SATELITNEWS.COM, SERANG – Wabah penyakit yang diduga tetelo, menyerang ternak ayam milik warga di Kampung Mandaya, RT 07 RW 02,, Desa Panenjoan, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.
Seorang peternak, Iyuswardi, mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, akibat puluhan ayam bangkok miliknya mati dalam sepekan terakhir.
Iyuswardi mengatakan, penyakit tersebut mulai menyerang sejak sekitar satu minggu terakhir, dan diduga merupakan penyakit musiman yang kerap muncul pada bulan Safar.
Menurutnya, penyebaran penyakit berlangsung cukup cepat dan dikhawatirkan akan menjalar ke kandang-kandang milik peternak lainnya.
“Kurang lebih sudah satu minggu, penyakit tetelo melanda Kecamatan Carenang, khususnya di Kampung Mandaya, Desa Panenjoan. Sudah ada sekitar 20 ekor ayam yang mati, dan wabah ini masih menyebar sehingga kemungkinan akan cepat menjalar ke kandang lain,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).
Ia mengungkapkan, sebelum wabah terjadi dirinya membudidayakan sekitar 60 ekor ayam bangkok berkualitas. Namun kini jumlahnya menyusut drastis, dan hanya menyisakan beberapa ekor saja.
Baca Juga: Muhibbin Bantu Neng Marni, Berikan Peralatan Sekolah Hingga Alat Transportasi
“Semua ayam bangkok super. Kerugian yang saya alami mencapai puluhan juta rupiah,” tandasnya.
Menurut Iyuswardi, keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga dan peternak lain di sekitar tempat tinggalnya. Banyak ayam milik tetangganya mengalami gejala yang sama, hingga akhirnya mati.
Untuk mengurangi dampak wabah, ia hanya mampu memberikan pengobatan seadanya karena keterbatasan biaya. Hingga kini, belum ada penanganan dari instansi terkait lantaran usaha ternaknya masih tergolong skala kecil.
“Saya mencoba mencegah, dengan obat-obatan seadanya saja. Mungkin belum ada perhatian dari dinas, karena usaha kami masih skala kecil,” ujarnya.
Selain untuk dibudidayakan, ayam bangkok miliknya juga menjadi sumber penghasilan keluarga. Ia menjual anakan maupun ayam dewasa, yang banyak diminati para penghobi.
Tidak hanya itu, dirinya juga ternak bebek entok. Meskipun tergolong aman dari paparan penyakit, dirinya juga perlu mengantisipasi agar hewan ternak itu tidak ikut mati.
Baca Juga: Bupati Zakiyah Ajak Semua Elemen Masyarakat Penuhi Hak dan Lindungi Anak
Iyuswardi pun sangat senang, kalau memang ada bantuan obat obatan dari dinas untuk membantu penanganan wabah, agar tidak semakin meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi para peternak ayam di Kecamatan Carenang. (sidik)

















