SATELITNEWS.COM, LEBAK – Di musim kemarau, masyarakat Kabupaten Lebak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Dalam sepekan terakhir, tercatat enam kejadian kebakaran yang terjadi di enam kecamatan di Kabupaten Lebak.
Kasie Pencegahan Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Rusli Mandailingi, mengatakan enam kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Maja, Rangkasbitung, Cihara, Cijaku, Wanasalam, dan Malingping. Kebakaran yang terjadi meliputi rumah warga maupun lahan, namun dari seluruh kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati di musim kemarau ini. Jangan melakukan pembakaran sampah, lahan, maupun kebun tanpa pengawasan, karena kondisi yang kering membuat api lebih mudah membesar dan menjalar,” kata Rusli, kepada SatelitNews.Com, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, musim kemarau dengan kondisi cuaca yang panas dan lingkungan yang kering meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap sepele aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terutama di sekitar permukiman dan lahan yang mudah terbakar.
Rusli juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kompor, tabung gas, dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang kering dan mudah terbakar.
“Kebakaran bisa berawal dari hal-hal kecil yang tidak terduga. Karena itu, kami meminta masyarakat lebih berhati-hati dan segera melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran agar petugas bisa melakukan penanganan secepat mungkin,” ujarnya.
Baca Juga: SMPN 5 Maja Lebak Dilalap Api, 40 Chromebook Terbakar Kerugian Capai 350 Juta
Ia menambahkan, masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian kebakaran dapat segera menghubungi layanan darurat 112. Laporan yang disampaikan dengan cepat akan membantu petugas melakukan respons dan penanganan di lokasi. “Kalau melihat kejadian kebakaran, jangan menunggu api membesar. Segera laporkan melalui layanan darurat 112 sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” katanya.
Rusli menegaskan, pencegahan kebakaran selama musim kemarau membutuhkan kepedulian bersama. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. “Mari kita bersama-sama mencegah kebakaran sejak dini. Kepedulian masyarakat sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama,” pungkasnya.(mulyana/made)

















