SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Aksi penyerangan terhadap warga RW 05 Kampung Ciputat diduga akibat konflik lama. Kelompok penyerang dan kelompok yang diserang sebelumnya sudah pernah dimediasi aparat Polsek Ciputat Timur.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menyatakan dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak kemudian sepakat menjaga kondusifitas wilayah. Diharapkan, tawuran tidak kembali terjadi.
“Pernah kita mediasikan kedua belah pihak masing-masing pihak menjaga kondusifitas lingkungan. Sudah selesai dong waktu itu juga Pak Kapolres turun melakukan mediasi,” ujar Bambang, Minggu (2/8).
Dirinya melanjutkan, saat kembali menerima informasi tawuran, pihaknya langsung bergerak cepat dengan mengerahkan personel ke lokasi guna mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi gangguan kamtibmas. Sesampainya di lokasi, petugas melakukan penyisiran, membubarkan kelompok yang terlibat serta memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan kondusif.
“Kami minta masyarakat untuk jaga kondusifitas wilayah, jangan sampai terprovokasi, peristiwa itu sudah ditangani pihak kepolisian,” katanya.
Sebagai langkah mitigasi lanjutan, Polsek Ciputat Timur berkoordinasi dengan Brimob Yon C Pelopor untuk melakukan penebalan personel pada titik-titik yang dinilai rawan terjadinya tawuran. Sinergi antar satuan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas patroli dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Baca Juga: Polisi dan Dishub Kabupaten Serang Tertibkan Kendaraan Tambang di Jawilan
“Kami sudah melakukan patroli dan biasanya jam 1 sampai jam 3 di situ, tapi dia mencari waktu lain. Mungkin kita patroli dimana, dia pecah di situ karena yang kami awasi bukan hanya di situ. Wilayah kami kan luas 2 kecamatan dan 13 kelurahan,” jelasnya.
Selain penguatan pengamanan, kata Bambang, pihaknya juga berdiskusi dengan para pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi. Dalam dialog tersebut, Kapolsek mendengarkan informasi dari para pengemudi yang setiap hari beraktivitas di lapangan sekaligus mengajak mereka untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun aktivitas yang mengarah pada aksi tawuran.
Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi dalang maupun pihak yang terlibat dalam peristiwa tawuran tersebut. Proses penyelidikan dilakukan secara profesional berdasarkan alat bukti dan fakta yang ditemukan di lapangan guna mengungkap secara tuntas rangkaian kejadian.
Ia menegaskan bahwa penanganan tawuran tidak hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum, tetapi juga memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengedepankan upaya pencegahan, mulai dari pengawasan terhadap anak-anak, kepedulian lingkungan, hingga segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 atau Bhabinkamtibmas setempat. (eko)


















