Rabu, 7 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pemkab Serang Akan Relokasi 136 Rumah Ilegal di Domas Pontang

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Rabu, 5 Agu 2026 16:03 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Serang
Pemkab Serang Akan Relokasi 136 Rumah Ilegal di Domas Pontang

PENINJAUAN LOKASI -- Tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, bersama pihak swasta dari Habitat For Humanity Indonesia dan Koperasi Mitra Dhuafa, meninjau lokasi 136 rumah warga yang berdiri di bantaran saluran irigasi di Desa Domas, Kecamatan Pontang. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, menggandeng pihak swasta dari Habitat For Humanity Indonesia dan Koperasi Mitra Dhuafa, untuk merelokasi 136 rumah warga yang berdiri di bantaran saluran irigasi di Desa Domas, Kecamatan Pontang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan, relokasi rumah warga yang berdiri diatas bantaran irigasi ini, sebetulnya progam simultan dengan penataan kawasan kumuh yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Penataan kawasan kumuh tersebut, meliputi penyediaan air bersih, WC komunal, Bank Sampah dan lain sebagainya. Namun penataan kawasan kumuh tidak akan optimal, jika keberadaan rumah di bantaran irigasi tidak di selesaikan atau di relokasi.

“Jadi hari ini, kita meninjau lokasi calon relokasi dari rumah penduduk di Domas. Terutama yang ada di bantaran irigasi, karena secara Perda, 5 meter dari irigasi tidak boleh ada rumah,” kata Zaldi, Rabu (5/8/2026).

Zaldi menuturkan, total rumah yang tinggal di sempadan saluran irigasi dan akan direlokasi ada sebanyak 136 rumah. Sedangkan calon lahan untuk relokasi, ada seluas 8.000 meter.

“Tinggal permasalahannya adalah, pembelian tanahnya, nanti kita akan libatkan Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) untuk pembelian tanahnya, kemudian warga mencicil, setelah semuanya clear nanti pembangunan rumahnya melibatkan Habitat For Humanity Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan di Anyer – Cinangka Kabupaten Serang Tembus 3,5 Juta

Sedangkan peran Pemda adalah, melakukan sinkronisasi pengadaan listrik, sambungan air bersih dan fasilitas penunjang lainnya. Termasuk pembinaan terhadap perilaku hidup bersih.

“Keterangan dari pak Kades, dan sudah ada sosialisasi dari DPRKP, pada dasarnya masyarakat setuju direlokasi, karena mereka menyadari mendirikan rumah di tanah ilegal,” tuturnya.

BeritaTerbaru

Kenal dari Aplikasi, Siswi SD di Lebak Dicabuli Pria Berusia 49 Tahun

Kenal dari Aplikasi, Siswi SD di Lebak Dicabuli Pria Berusia 49 Tahun

Selasa, 6 Okt 2026 17:59 WIB
PENGUKUHAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, melakukan pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, di Auditorium Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati BSSN, Bojongsari, Kota Depok, Selasa (6/10/2026). (ISTIMEWA)

Pemkab Pandeglang Kolaborasi dengan BSSN RI, Kukuhkan Tim Tanggap Insiden Siber

Selasa, 6 Okt 2026 17:47 WIB
WISATA ANYER -- Suasana lokasi wisata Anyer, Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Kunjungan Wisatawan di Anyer – Cinangka Kabupaten Serang Tembus 3,5 Juta

Selasa, 6 Okt 2026 16:19 WIB
SIMULASI -- Personel Polres Serang bersama Polsek jajaran, melakukan simulasi pengamanan aksi unjuk rasa anarkis di halaman Mapolres Serang, Selasa (6/10/2026). (ISTIMEWA)

Polres Serang Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa Anarkis

Selasa, 6 Okt 2026 16:08 WIB

Zaldi menargetkan, pembangunan rumah dijadwalkan dapat dilaksanakan di tahun 2027.

“Untuk perencanaan pembiayaan, kemudian fasilitasi segala macam dan sosialisasi sampai akhir tahun 2026,” tandasnya.

Kepala DPRKP Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana menambahkan, rencana relokasi rumah yang berdiri dibantaran irigasi ini, berawal dari usulan penanganan kawasan kumuh di Domas seluas 23 hektar, yang kewenangannya Pemerintah Pusat.

Namun pada saat verifikasi teknis, pihaknya mendapat kendala saat mereka mempertanyakan konsep Pemda, terkait relokasi rumah – rumah ilegal tersebut.

Baca Juga: Taat Bayar PBB, Pemkab Serang Undi 2 Tiket Umrah Untuk Warga

“Saat itu, saya tidak bisa jawab, kita belum punya konsep, karena dari APBD tidak memungkinkan, akhirnya ketemulah habitat, kami lakukan audiensi, mereka tertarik saat kami paparan, nah inilah tidak lanjut dari audiensi itu dan ternyata Kementerian PKP sudah MoU dengan Habitat, terkait penanganan perumahan dan kawasan permukiman,” ujarnya.

Sementara, Direktur Habitat For Humanity Indonesia, Handoko Nadiman mengatakan, organisasinya memiliki fokus utama pada pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Fokus kami di Indonesia adalah, pengentasan kemiskinan melalui rumah, sehingga semua orang memiliki kesempatan untuk mempunyai rumah layak huni. Kami melihat, Kabupaten Serang sangat sesuai dengan target sasaran kami. Karena itu, kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Serang atas dukungan dan kerja sama yang terjalin,” ujarnya.

Handoko menilai, program tersebut dapat menjadi proyek percontohan yang mampu mengangkat harkat dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, rumah bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga aset yang dapat menjadi modal bagi keluarga untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi.

“Rumah adalah aset yang memberikan rasa aman, sekaligus modal untuk keluar dari kemiskinan. Karena itu kami akan fokus, memastikan rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Selain pembangunan fisik rumah, Habitat for Humanity Indonesia juga akan melakukan proses pemberdayaan masyarakat bersama mitra, termasuk Komida.

Langkah tersebut dilakukan, agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki rasa kepemilikan terhadap program yang dijalankan.

“Kami ingin memastikan masyarakat siap menerima program ini sekaligus memiliki rasa memiliki. Hal itu penting agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan,” tuturnya.

Terkait skema pembiayaan, Handoko menjelaskan, pembelian lahan masih dalam tahap pembahasan. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah, skema swadaya masyarakat melalui cicilan yang difasilitasi lembaga pembiayaan.

“Skema pembelian tanah, masih dalam diskusi. Masyarakat nantinya diharapkan dapat berpartisipasi, melalui mekanisme cicilan. Sementara peran Habitat adalah, memastikan seluruh fasilitas pendukung telah siap sebelum pembangunan rumah dimulai, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Serang dan Komida,” imbuhnya. (sidik)

Tags: Kabupaten SerangPeninjauan LokasiRatusan Rumah Segera Direlokasi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

KEGIATAN -- Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono, menyampaikan materi dalam acara Commander Wish. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kapolres Pandeglang: Kedepankan “JAGA” Bagi Seluruh Personel dalam Bertugas

Selasa, 6 Okt 2026 16:05 WIB
MEMBERIKAN ARAHAN : Personel PJR Polda Banten memberikan arahan kepada sopir truk yang memarkirkan kendaraan sembarangan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Peringatan Tegas, PJR Ditlantas Polda Banten Larang Truk Parkir Sembarang

Selasa, 6 Okt 2026 15:16 WIB
2027, Jalan Poros Desa di Lebak Bakal Dapat Penanganan Lebih Besar
Banten Region

2027, Jalan Poros Desa di Lebak Bakal Dapat Penanganan Lebih Besar

Selasa, 6 Okt 2026 14:59 WIB
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani. (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Pandeglang Dorong Wartawan Memiliki Keterampilan Lain

Selasa, 6 Okt 2026 14:08 WIB
Wagub Banten, Achmad Dimyati Natakusumah. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Akui Kesulitan Menambah PAD, Dimyati: Sumber Keuangan Terbesar dari Pajak

Selasa, 6 Okt 2026 13:39 WIB
MENINJAU CKG : Gubernur Banten Andra Soni, meninjau pelaksanaan CKG di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sitanala, Kota Tangerang, Senin (5/10/2026) kemarin. (ISTIMEWA)
Banten Region

Program CKG Banten Peringkat Dua Nasional, Jadi Contoh Daerah Lain di Indonesia

Selasa, 6 Okt 2026 11:24 WIB
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

MELIHAT DENAH : Gubernur Banten Andra Soni, melihat denah pembangunan jalan desa melalui program Bang Andra, Rabu (30/9/2026). (ISTIMEWA)

Tersebar di 5 Kabupaten/Kota, Program Bang Andra Tembus Sepanjang 71,05 Kilometer

Rabu, 30 Sep 2026 19:17 WIB
UPACARA KENAIKAN PANGKAT -- Kodim 0601/Pandeglang, menggelar Upacara Pelantikan Kenaikan Pangkat Bintara dan Tamtama Periode 1 Oktober 2026, di Lapangan Upacara Makodim 0601/Pandeglang, Jalan Pendidikan No. 1, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Kamis (1/10/2026). (ISTIMEWA)

Kodim 0601/Pandeglang Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Bintara dan Tamtama

Kamis, 1 Okt 2026 19:47 WIB
MENABUH GONG : Gubernur Banten Andra Soni, menabuh gong diacara FGD Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung–Merak, di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat (2/10/2026). (ISTIMEWA)

KRL Listrik Rangkasbitung–Merak Disiapkan, Andra Soni: Kebutuhan Masyarakat Harus Dijawab

Jumat, 2 Okt 2026 18:00 WIB

Sport Fun Game, Jadi Ajang bagi Perkindo Banten Untuk Konsolidasi Akbar

Minggu, 4 Okt 2026 16:39 WIB
MENGAMANKAN TAMBANG : Penyidik Ditreskrimsus Polda Banten, mengamankan tambang batu bara ilegal dan alat berat di wilayah Kabupaten Lebak. (ISTIMEWA)

Pelaku Tambang Batu Bara Ilegal di Banten Diamankan, Wilayah Selatan jadi Perhatian

Kamis, 1 Okt 2026 18:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.