Senin, 10 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Biaya Jadi Kendala, Warga Cimarga Lebak Bertahan di Rumah Hampir Roboh

Oleh Made Nusantara
Minggu, 9 Agu 2026 17:38 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Lebak
Biaya Jadi Kendala, Warga Cimarga Lebak Bertahan di Rumah Hampir Roboh

BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN BANGUNAN ROBOH: Warga Kampung Angsana, Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, yang terdampak pergerakan tanah masih bertahan di tengah ancaman ambruk. FOTO: MULYANA/SATELIT NEWS.COM

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK–Ancaman bangunan roboh masih menghantui warga Kampung Angsana, Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Delapan bulan setelah pergerakan tanah terjadi, sejumlah keluarga hingga kini belum bisa meninggalkan rumah mereka yang mengalami kerusakan berat akibat terkendala biaya.

Informasi yang dihimpun, kondisi permukiman warga semakin memprihatinkan. Retakan pada tembok melebar, lantai pecah, fondasi bergeser hingga beberapa bagian bangunan terlihat miring. Sejumlah rumah bahkan terpaksa disangga menggunakan tiang bambu untuk mencegah bagian bangunan yang masih berdiri roboh.

Sedikitnya sembilan rumah terdampak bencana tersebut. Enam rumah di antaranya mengalami kerusakan berat dan sebagian telah ambruk. Namun, warga yang rumahnya masih berdiri belum sepenuhnya bisa meninggalkan lokasi lantaran terkendala tempat tinggal dan biaya untuk berpindah.

Maesaroh (45), salah seorang warga terdampak, mengatakan rasa khawatir semakin besar setiap kali hujan turun. Suara retakan pada bangunan masih terdengar sehingga dirinya memilih mengungsi ke rumah anak ketika cuaca memburuk. “Kalau hujan masih terdengar suara retakan. Saya takut ketimpa. Tapi kalau tidak hujan ya saya tetap tinggal di sini karena tidak punya biaya untuk pindah,” kata Maesaroh, Minggu (9/8/2026).

Ia mengungkapkan, kerusakan rumahnya bermula ketika terdengar suara keras disusul munculnya retakan pada bagian bangunan. Seiring waktu, kondisi rumah semakin rusak hingga sejumlah bagian plafon tidak lagi bertahan. “Awalnya terdengar suara ‘bleduk’ dan retakan. Bata-bata mulai berjatuhan. Sekarang tembok retak, plafon juga sudah banyak yang ambruk,” ujarnya.

Menurut Maesaroh, bantuan pemerintah yang diterimanya sejauh ini masih berupa kebutuhan dasar, seperti beras dan mi instan. Sementara kebutuhan untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman belum teratasi. Ia berharap pemerintah tidak lagi menunda proses pemindahan warga, mengingat kondisi rumah yang semakin berbahaya. “Kalau bisa saya minta tolong dibantu. Saya ingin pindah ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Baca Juga: BPBD Lebak Bersurat ke Geologi, Minta Kajian Pergerakan Tanah di Bayah Timur

Ketua RT setempat, Masri (51), mengatakan persoalan relokasi sebenarnya telah diperjuangkan bersama pemerintah desa. Pihaknya bahkan mendatangi sejumlah instansi di tingkat provinsi untuk mencari solusi atas kondisi warga yang terancam. “Kami sudah ke Serang (kantor Pemprov Banten) bersama perangkat desa. Katanya hanya diminta menunggu, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Masri.

Ia menjelaskan, pemerintah sebelumnya telah melakukan asesmen terhadap kawasan terdampak. Bantuan tanggap darurat juga sempat disalurkan kepada warga, baik dalam bentuk sembako maupun uang tunai.

BeritaTerbaru

Jalur Pembelian Berubah, Pengepul Bambu Alami Penyusutan Omzet

Jalur Pembelian Berubah, Pengepul Bambu Alami Penyusutan Omzet

Minggu, 9 Agu 2026 20:25 WIB
BERZIARAH -- Gubernur Banten Andra Soni, Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Tokoh masyarakat Banten Embay Mulya Syarif, beserta jajaran pejabat Pemprov, Pemkab Pandeglang, beserta Muspika, berziarah ke makam Syekh Asnawi Caringin, Minggu (9/8/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Pemprov Revitalisasi Kawasan Makam Syekh Asnawi Caringin Pandeglang

Minggu, 9 Agu 2026 19:20 WIB
42.056 Warga Lebak Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Kewalahan

42.056 Warga Lebak Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Kewalahan

Minggu, 9 Agu 2026 19:16 WIB
BERI BANTUAN - Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang TB. A. Khatibul Umam bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang TB. Udi Juhdi dan jajaran, memberi bantuan kepada masyarakat kurang mampu, Minggu (9/8/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

DPRD Pandeglang Turun Tangan, Pastikan Rumah Warga Caringin Diperbaiki

Minggu, 9 Agu 2026 18:52 WIB

Namun, langkah penanganan belum berlanjut pada pemindahan warga secara permanen. Padahal, lokasi untuk permukiman baru disebut telah tersedia dan proses hibah tanah juga sudah diselesaikan. “Lahannya sudah ada, surat hibah juga sudah selesai. Tinggal proses relokasinya saja, tetapi sampai sekarang belum terlaksana,” katanya.

Masri mengatakan persoalan utama saat ini berkaitan dengan ketersediaan anggaran untuk menjalankan pembangunan dan proses relokasi. Sementara kondisi di lokasi lama tidak bisa dianggap aman karena pergerakan tanah masih terjadi. Kekhawatiran warga semakin besar menjelang datangnya hujan dengan intensitas tinggi. Mereka takut kondisi tanah kembali bergerak dan menyebabkan bangunan yang telah retak mengalami kerusakan lebih parah.

“Kalau nanti hujan deras lagi, kami khawatir longsornya semakin parah. Harapan kami hanya satu, warga segera dipindahkan sebelum ada korban jiwa,” tuturnya. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Mereka tidak ingin menunggu hingga rumah benar-benar roboh dan menimbulkan korban sebelum relokasi akhirnya dilakukan. (mulyana)

Tags: Pergerakan TanahRumah RetakWarga Cimarga Lebak Bertahan di Rumah Hampir Roboh
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

BERHENTI BEROPERASI -- SPPG Sukaratu Majasari 06, Kabupaten Pandeglang, berhenti beroperasi sementara. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kepala SPPG “Kabur” Dapur MBG di Pandeglang Berhenti Beroperasi Sementara

Minggu, 9 Agu 2026 17:12 WIB
PPID PEMPROV BANTEN : PPID Pemprov Banten tidak memberikan informasi data yang diminta masyarakat melalui sambungan online. Padahal, lebih dari seribu tenaga ahli Pwmprov Banten dibayar untuk memudahkan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat. (ISTIMEWA)
Banten Region

BEM Nusantara Nilai APBD Banten Dihamburkan untuk Membayar 1.853 Tenaga Ahli

Minggu, 9 Agu 2026 16:54 WIB
BERSALAMAN : Gubernur Banten Andra Soni (dua dari kiri), bersalaman usai pengukuhan Ormas MPI Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Gubernur Andra: Ormas Merupakan Mitra Strategis

Minggu, 9 Agu 2026 16:40 WIB
PELANTIKAN -- Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Serang, masa bakti 2026-2030, dilantik oleh Wabup Serang Muhammad Najib Hamas. (ISTIMEWA)
Banten Region

Duta Pancasila Kabupaten Serang Diharapkan Jadi Pilar Persatuan

Minggu, 9 Agu 2026 16:36 WIB
Lansia Disekap Rekan Bisnis di Serpong, Mobil Hingga Surat Berharga Dibawa Kabur
Headline

Lansia Disekap Rekan Bisnis di Serpong, Mobil Hingga Surat Berharga Dibawa Kabur

Minggu, 9 Agu 2026 16:24 WIB
Banten Region

Musda Perdana Apdesi Merah Putih, Muhibbin : Diharapkan Wujudkan Asta Cita Presiden

Sabtu, 8 Agu 2026 10:16 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Satlantas Polresta Tangerang Edukasi Pengendara di Titik Rawan Kecelakaan

Satlantas Polresta Tangerang Edukasi Pengendara di Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 5 Agu 2026 21:03 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 10 Agustus 2026, Di Sini Lokasinya

Senin, 10 Agu 2026 07:37 WIB
Bank Indonesia Buka Seleksi Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer, Cek Persyaratannya

Bank Indonesia Buka Seleksi Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer, Cek Persyaratannya

Sabtu, 8 Agu 2026 09:23 WIB
3 Gudang Terbakar di Kosambi, Petugas Terkendala Pasokan Air

3 Gudang Terbakar di Kosambi, Petugas Terkendala Pasokan Air

Senin, 10 Agu 2026 07:41 WIB
Sambut Hari Kemerdekaan, Kecamatan Larangan Selenggarakan Gebyar HUT RI

Sambut Hari Kemerdekaan, Kecamatan Larangan Selenggarakan Gebyar HUT RI

Sabtu, 8 Agu 2026 17:51 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.