SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Semarak peringatan HUT RI ke-81 belum sepenuhnya dirasakan warga yang terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di tengah momentum 17 Agustus, kebutuhan air bersih justru masih menjadi persoalan bagi sejumlah warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel mencatat, dari 14 titik terdampak kekeringan saat ini, sebanyak tujuh RT di Kelurahan Keranggan masih mengajukan permintaan bantuan air bersih, pada Senin (17/8/2026). Namun, distribusi air belum dapat menjangkau seluruh titik yang mengajukan permintaan.
Komandan Pleton Satuan Tugas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan pihaknya hanya dapat mengirimkan bantuan air ke dua titik pada hari tersebut, yakni RT 001 dan RT 002 RW 01 Kelurahan Keranggan.
“Hari ini karena keterbatasan armada kita hanya mengirim air ke dua titik RT 001 & RT 002 RW 01 Keranggan. Dari 14 titik terdampak, ada 7 RT WA minta dikirim air. Untuk titiknya semua berada di Kelurahan Keranggan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut dia, kondisi tersebut terjadi karena bertepatan dengan hari libur nasional peringatan HUT RI. Sejumlah kendaraan tangki yang selama ini biasa digunakan untuk mendukung distribusi air tidak dapat dioperasikan karena pengemudinya libur.
“Iya terkendala tanggal merah karena truck tangki air yang suka kami pinjam / yg suka support kami driver nya libur,” ucapnya.
Baca Juga: Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka, Ada Promo Mobil dan Diskon Pajak hingga 18 Oktober
Dian menjelaskan, BPBD sebenarnya mendapat dukungan kendaraan dari sejumlah instansi. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan pinjaman kendaraan dengan sistem lepas kunci. Namun, BPBD tidak memiliki pengemudi untuk mengoperasikan truk tangki tersebut.
BPBD pun membuka peluang dukungan dari berbagai pihak, termasuk instansi maupun komunitas, untuk membantu mempercepat penyaluran air bersih kepada masyarakat terdampak.
Dian berharap bantuan tidak hanya dalam bentuk air, tetapi juga berupa armada truk tangki yang sudah terisi air sehingga dapat langsung digunakan untuk distribusi kepada warga.
“Saya mewakili tim lapangan distribusi air membutuhkan bantuan dari instansi/ komunitas yang mau donasi pendistribusian Air bersih lewat mengirimkan langsung mobil tangki air sudah terisi airnya untuk masyarakat terdampak di Keranggan dan Kademangan,” pungkasnya. (eko)

















