Kamis, 20 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kunjungi Tangerang, Bambang Pacul: Kader GMNI Jangan Ikut Arus, Pelajari Cara Berpikir Bung Karno

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Rabu, 19 Agu 2026 22:03 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Kunjungi Tangerang, Bambang Pacul: Kader GMNI Jangan Ikut Arus, Pelajari Cara Berpikir Bung Karno

LOKAKARYA: Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, saat menyampaikan pandangan dalam Lokakarya Kebangsaan bertajuk “Kemerdekaan, Kedaulatan dan Masa Depan Indonesia: Menimba Api Pemikiran Bung Karno untuk Menjawab Tantangan Zaman” di Mahogany Ballroom Aryaduta Karawaci, Kabupaten Tangerang, Rabu (19/8/2026). (ARI/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kader dan alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) diminta tidak sekadar mengikuti arus perubahan zaman. Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul menekankan pentingnya mempelajari cara berpikir Bung Karno sebagai bekal membaca persoalan bangsa dan dinamika politik saat ini.

Pesan tersebut disampaikan Bambang Pacul saat menghadiri Lokakarya Kebangsaan bertajuk “Kemerdekaan, Kedaulatan dan Masa Depan Indonesia: Menimba Api Pemikiran Bung Karno untuk Menjawab Tantangan Zaman” di Mahogany Ballroom Aryaduta Karawaci, Kabupaten Tangerang, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar Fraksi PDI Perjuangan MPR RI bersama Dewan Pakar Nasional Persatuan Alumni (PA) GMNI. Lokakarya menjadi ruang untuk membahas kembali pemikiran Bung Karno sekaligus mengaitkannya dengan persoalan bangsa dan tantangan politik masa kini.

Sejumlah tokoh hadir sebagai pembicara, di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Prof. Arief Hidayat, anggota DPR RI Abidin Fikri, dan anggota DPR RI Andreas Hugo Firera.

Bambang Pacul mengatakan lokakarya tersebut menjadi momentum untuk mengolah pemikiran, khususnya bagi kader dan alumni GMNI.

“Saya diundang sebagai Wakil Ketua MPR RI oleh Fraksi PDI Perjuangan. Hari ini sedang melakukan lokakarya tentang pemikiran Bung Karno. Hari ini adalah hari olah pikir,” kata Bambang Pacul.

Baca Juga: Putus Rantai Rentenir dan Bank Emok, PT LKM AKR Edukasi Warga Kadu Curug

Menurut dia, salah satu warisan penting Bung Karno yang masih relevan digunakan untuk membaca persoalan bangsa adalah metode berpikir atau denkmethod.

Bambang Pacul menyebut terdapat dua metode berpikir yang dipelajari dari pemikiran Bung Karno, yakni dialectical materialism dan historical materialism. Kedua pendekatan tersebut, kata dia, dapat digunakan untuk membaca kondisi sosial, termasuk memahami dinamika elektoral.

BeritaTerbaru

1.597 Warga Daftar Sambungan Baru Air Bersih Diskon 81 Persen

1.597 Warga Daftar Sambungan Baru Air Bersih Diskon 81 Persen

Kamis, 20 Agu 2026 16:26 WIB

Festival Muludan Tangerang Raya Satukan Tiga Wilayah Lewat Tradisi dan Sejarah Islam

Kamis, 20 Agu 2026 13:46 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangsel Kamis 20 Agustus 2026, Cek Lokasi, Syarat & Biayanya

Kamis, 20 Agu 2026 07:41 WIB
Air Sungai Cisadane Hitam, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Waspada

Air Sungai Cisadane Hitam, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Waspada

Kamis, 20 Agu 2026 07:38 WIB

“Saya menganalisis sosial dengan dua ini. Karena saya mempelajari elektoral, ini penting. Nah, pakai itu pikiran Bung Karno. Ini perintah, saya pelajari sampai tuntas,” ujarnya.

Di sisi lain, Bambang Pacul mengingatkan kader GMNI agar tidak menjadikan kepentingan pribadi sebagai ukuran utama dalam menjalankan aktivitas organisasi maupun pengabdian.

Ia menyoroti kecenderungan sebagian orang yang selalu mempertanyakan keuntungan atau manfaat pribadi dari setiap aktivitas.

“Pertanyaannya selalu tunggal, ‘Manfaate opo?’ Kalau kamu ikut arus yang kayak begitu, ‘Manfaate opo’, kamu jangan ikut GMNI. Karena Bung Karno mengajarkan bukan seperti itu,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Tekan Stunting Lewat Inovasi Terpa Gantung

Menurut Bambang Pacul, pemikiran Bung Karno justru menempatkan pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai bagian penting dalam kehidupan. Semangat tersebut, menurutnya, perlu tetap dijaga oleh kader GMNI dan alumni GMNI di tengah perubahan zaman.

“Bung Karno mengajarkan bagaimana kita berbakti kepada nusa dan bangsa. Dalam pengabdian itulah hidupnya merasa manfaat,” ujar Bambang Pacul.

Ia juga menekankan pentingnya sikap cerdik dalam membaca situasi di lapangan. Menurutnya, penggunaan metode berpikir Bung Karno tidak cukup jika tidak disertai kemampuan menerapkannya sesuai konteks zaman.

Karena itu, Bambang Pacul berharap peserta lokakarya tidak sekadar menganggap pemikiran Bung Karno sebagai gagasan masa lalu yang tidak lagi relevan. Sebaliknya, gagasan besar tersebut perlu dipelajari, diendapkan, kemudian disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Jangan ngomong, ‘Wah ora cocok karo zamane iki.’ Ya itu tugasmu, pikiran besar itu nanti diendapkan kemudian dicocokkan dengan denkmethod dan state of mind. Hidup hari ini tekniknya bagaimana? Begitu,” kata dia.

Bambang Pacul mengatakan semangat sosialisme dan gotong royong yang menjadi bagian dari pemikiran Bung Karno juga perlu diterjemahkan dalam praktik kehidupan politik dan kebangsaan hari ini.

Lokakarya tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan bagi kader GMNI serta alumni GMNI untuk memahami kembali pemikiran Bung Karno dan mencari relevansinya dalam menjawab persoalan Indonesia saat ini. (ari/aditya)

Tags: Bambang Pacul: Kader GMNI Jangan Ikut ArusKunjungi TangerangPelajari Cara Berpikir Bung Karno
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gedong Tinggi Ciledug Dibongkar, Pemkot Tangerang Kaji Sisa Bangunan untuk Rekonstruksi
Kota Tangerang

Gedong Tinggi Ciledug Dibongkar, Pemkot Tangerang Kaji Sisa Bangunan untuk Rekonstruksi

Kamis, 20 Agu 2026 07:26 WIB
Nonton Tawuran di Solear, Remaja Disabet Senjata Tajam
Headline

Nonton Tawuran di Solear, Remaja Disabet Senjata Tajam

Kamis, 20 Agu 2026 07:20 WIB
Putus Rantai Rentenir dan Bank Emok, PT LKM AKR Edukasi Warga Kadu Curug
Kabupaten Tangerang

Putus Rantai Rentenir dan Bank Emok, PT LKM AKR Edukasi Warga Kadu Curug

Rabu, 19 Agu 2026 21:48 WIB
Pemkab Tangerang Tekan Stunting Lewat Inovasi Terpa Gantung
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Tekan Stunting Lewat Inovasi Terpa Gantung

Rabu, 19 Agu 2026 21:43 WIB
Pemkab Tangerang Bakal Galang Donasi Bantu Korban Gempa NTT
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Bakal Galang Donasi Bantu Korban Gempa NTT

Rabu, 19 Agu 2026 21:36 WIB
Resmi Beroperasi, Hanggar VTDI Diharapkan Dongkrak Perekonomian Daerah Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

Resmi Beroperasi, Hanggar VTDI Diharapkan Dongkrak Perekonomian Daerah Kabupaten Tangerang

Rabu, 19 Agu 2026 21:33 WIB
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Megawati Kritisi Makna Merdeka, Sentil Hukum, Tambang hingga BPJS

Megawati Kritisi Makna Merdeka, Sentil Hukum, Tambang hingga BPJS

Senin, 17 Agu 2026 17:18 WIB
DIRAWAT - Sendi (10), warga Kampung Popongo, RT 001 RW 001, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, dirawat di Puskesmas Sumur Kabupaten Pandeglang, akibat mengalami luka pada bagian bahunya, setelah diterkam buaya. (ISTIMEWA)

Diterkam Buaya, Bocah Asal Sumur Pandeglang Jalani Perawatan Intensif

Kamis, 13 Agu 2026 20:55 WIB
HUT RI ke-81, 569 Warga Binaan Rutan Tangerang Terima Remisi

HUT RI ke-81, 569 Warga Binaan Rutan Tangerang Terima Remisi

Senin, 17 Agu 2026 21:40 WIB
BANTUAN AIR BERSIH -- Tim Tagana Kabupaten Pandeglang dan BSR, salurkan bantuan air bersih. (ISTIMEWA)

Krisis Air Bersih di Pandeglang Masih Terjadi, Tagana dan BSR Salurkan Bantuan ke Bojong

Minggu, 16 Agu 2026 17:40 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Ajak Generasi Muda Maknai Semangat Pahlawan

Makna Kemerdekaan Menurut Turidi Susanto: Berbuat Nyata, Gotong Royong

Jumat, 14 Agu 2026 10:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.