SATELITNEWS.COM, SERANG – Guna mengantisipasi tindak kejahatan dan aksi demonstrasi ke Jakarta, sebanyak 70 personel gabungan diterjunkan, Senin (24/8/2026) malam. Pasukan itu terdiri dari, anggota Polda Banten, personel TNI, dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala Bagian Pengendalian Operasi (Kabagdalops) Biro Operasi (Roops) Polda Banten, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kamdiyah mengatakan, patroli gabungan skala besar yang dilakukan diwilayah hukum Polda Banten, dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Ada sebanyak 70 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP, dilibatkan dalam kegiatan ini. Patroli gabungan ini, merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman,” katanya.
Kamdiyah mengatakan patroli skala besar merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat sekaligus wujud sinergitas antara TNI, Polri, dan Satpol PP dalam menjaga keamanan wilayah.
“Patroli gabungan skala besar ini kami laksanakan, sebagai upaya preventif untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami bersama TNI dan Satpol PP bersinergi untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Dia menjelaskan, personel gabungan akan melakukan patroli di sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan, sekaligus memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat. Dengan begitu, diharapkan bisa meminimalisir tindak kriminalitas kepada masyarakat.
Baca Juga: Polda Banten Periksa 70 Pengunjung THM, Amankan 914 Botol Miras
“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa situasi di wilayah hukum Polda Banten tetap terkendali dan kondusif,” jelasnya.
Kamdiyah mengajak masyarakat, agar bisa membantu menjaga keamanan lingkungan. Tindakan itu harus dilakukan, karena situasi Kamtibmas yang kondusif membutuhkan sinergitas antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat, untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing. Apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, tokoh pemuda Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Bahrul Ulum, mendukung kegiatan yang dilakukan jajaran Polda Banten. Namun, dia menyarankan agar kegiatan itu dilakukan disemua wilayah hukum Polda Banten, bukan hanya dibeberapa lokasi.
“Kegiatannya bagus dan kita dukung. Tapi alangkah baiknya disemua wilayah, hingga perkampungan juga dilakukan, karena wilayah perkampung biasanya rentan terjadi maling,” harapnya.
Sementara, tokoh pemuda Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, Azis juga sependapat. Dia memberi masukan, agar kegiatan patroli dilakukan oleh pihak kepolisian setiap malam di masing-masing wilayah dan Polsek.
Baca Juga: 11 Kilogram Ganja dan 4,56 Gram Sabu Disita, Dua Tersangka Diamankan ke Mapolda Banten
“Baiknya memang di tingkat Polsek juga benar-benar dilakukan patroli, supaya maayarakat merasa aman dan nyaman. Kalau bisa, libatkan aparatur desa hingga tingkat RT, supaya perkampungan tetap aman,” imbuhnya. (adib)

















