SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten, meluncurkan program QRIS Samling Movement. Tujuannya, sebagai upaya mempermudah pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Asisten Daerah (Asda) Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten Rina Dewiyanti, menyatakan, peluncuran sistem tersebut merupakan bentuk nyata transformasi digital yang diwujudkan Pemprov Banten bersama BI.
”Ini merupakan upaya percepatan digitalisasi di era disrupsi, yakni wujud nyata transformasi dari pelayanan manual menjadi digital,” katanya, Sabtu (26/9/2026).
Rina mengatakan, sinergi ini sangat penting untuk menunjang optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor. Ia berharap masyarakat dapat merasakan kemudahan fasilitas yang disediakan.
”Mudah-mudahan kegiatan serupa bisa terus kita lakukan bersama. Harapannya, masyarakat dapat merasakan kemudahan fasilitas dari Pemprov Banten dalam rangka menjaga kesinambungan dan sinergi pembangunan,” tambahnya.
Kepala Bapenda Provinsi Banten, Berly Rizki Natakusumah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak.
Baca Juga: Masyarakat Tak Perlu Resah, Bapenda Banten Lakukan Penarikan PKB Sesuai SOP
Pihaknya juga menggandeng berbagai komunitas, untuk membantu menyosialisasikan manfaat pajak.
”Bagi masyarakat yang membayar pajak menggunakan QRIS di lokasi acara, Bapenda menyediakan berbagai hadiah menarik, salah satunya telepon seluler,” ujarnya.
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Yusuf Wicaksono mengatakan, BI akan terus mendorong transisi kebiasaan masyarakat dari transaksi tunai menjadi nontunai (cashless).
”Semakin banyak masyarakat yang membayar pajak secara nontunai, tingkat kepatuhan pajak juga akan semakin tinggi. Kami berharap dengan adanya digitalisasi di Samsat, penerimaan pembayaran pajak dapat meningkat sehingga berdampak langsung pada kenaikan PAD Provinsi Banten,” imbuhnya. (adib)

















