SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Inovasi digital pelayanan donor dan pengelolaan darah milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang mendapat apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Aplikasi bernama SIDONI (Si Doni) dinilai memiliki konsep terintegrasi dan berpotensi memberikan manfaat luas dalam ekosistem pelayanan darah di tingkat nasional.
Penilaian tersebut disampaikan Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, saat menerima audiensi PMI Kabupaten Tangerang di Jakarta, Kamis (1/10). Dalam kesempatan itu, PMI Kabupaten Tangerang memperkenalkan aplikasi SIDONI sebagai bagian dari inovasi pelayanan donor dan pengelolaan darah.
“Aplikasi SIDONI merupakan hasil inovasi anak bangsa yang sudah selayaknya bisa digunakan di tingkat nasional. Karena aplikasi ini secara holistik dapat ditelusuri dalam sistem, mulai dari pendonor sampai kepada penerima atau pasien di rumah sakit,” ujar Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, kepada Satelit News, Jakarta, Kamis (1/10).
Di tempat yang sama, Kepala UDD PMI Kabupaten Tangerang, dr. Boyke, mengatakan apresiasi yang diberikan Kepala BRIN menjadi momentum penting bagi PMI Kabupaten Tangerang untuk terus mengembangkan SIDONI sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan darah.
Pria yang akrab disapa Don Boy itu menyampaikan rasa syukur atas penerimaan dan apresiasi Kepala BRIN terhadap inovasi yang dikembangkan PMI Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, kami dari PMI Kabupaten Tangerang diterima dengan baik oleh Kepala BRIN. Beliau mengapresiasi dan mengakui SIDONI sebagai aplikasi yang inovatif dan terintegrasi. Hal ini tentunya sangat membantu bagi pendonor, pasien-pasien, maupun unit pengelola darah,” ungkap dr. Boyke.
Baca Juga: Polisi Cocokkan DNA Kerangka Manusia di Pasar Kemis dengan Laporan Orang Hilang
Menurutnya, SIDONI tidak hanya menjadi sebuah aplikasi digital, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun sistem pelayanan darah yang lebih terintegrasi, transparan, mudah ditelusuri, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Dok Boy menyampaikan bahwa inovasi SIDONI juga akan diikutsertakan dalam kegiatan Indonesia Innovation Summit and Expo (IISE) yang rencananya dilaksanakan pada Desember 2026 di ICE BSD.
“Kita juga nanti akan ikut sertakan SIDONI dalam kegiatan Indonesia Innovation Summit and Expo (IISE) yang rencananya akan dilaksanakan pada Desember 2026 di ICE BSD,” katanya.
Sekretaris PMI Kabupaten Tangerang, Wahyu, menambahkan, keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan SIDONI secara lebih luas sekaligus membuka peluang pengembangan dan kolaborasi inovasi pelayanan darah di tingkat nasional.
Dirinya juga menegaskan bahwa apresiasi dari BRIN menjadi pemicu bagi PMI Kabupaten Tangerang untuk terus melahirkan berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Langkah inilah yang menjadi trigger bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi para pendonor, khususnya warga masyarakat Kabupaten Tangerang dan umumnya masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK Melalui Sahabat Pasyandu



















