SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Spanyol bertandang ke markas Kroasia dalam lanjutan UEFA Nations League. Mikel Merino memenangkan Tim Matador.
Kroasia vs Spanyol berlangsung di Stadion Poljud, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. Spanyol menang dengan skor 2-1.
Kroasia mencoba mengambil inisiatif serangan di awal. Pasukan Slaven Bilic menciptakan beberapa percobaan, namun belum menghasilkan gol.
Kroasia baru memimpin 1-0 di menit ke-17. Ivan Perisic merobek gawang Spanyol setelah menuntaskan bola rebound. Spanyol mencoba mencari gol balasan. Walaupun mendominasi penguasaan bola, pasukan Luis de la Fuente minim membuat percobaan.
Spanyol baru menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-61. Mikel Merino, yang masuk di awal babak kedua merobek gawang Kroasia.
Kroasia harus bermain dengan 10 orang di menit ke-79. Perisic menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Marc Cucurella.
Baca Juga: Lionel Messi: Saya Akan Rindukan Kalian
Spanyol akhirnya menutup laga dengan kemenangan 2-1. Merino mencetak brace di menit ke-88 dengan memanfaatkan umpan Martin Zubimendi.
Hasil ini membuat Spanyol nyaman di puncak Grup 3 dengan 12 poin dari empat kemenangan dan melaju ke perempatfinal. Spanyol di urutan ketiga dengan tiga poin.
Mikel Merino kembali menjadi pahlawan Spanyol. Masuk dari bangku cadangan, gelandang Arsenal itu mencetak dua gol untuk membawa La Roja bangkit dan mengalahkan Kroasia 2-1 di UEFA Nations
League. Namun, Merino mengaku tidak sepenuhnya senang dengan perannya sebagai pemain pengganti.
Merino mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61. Dia kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89 untuk memastikan kemenangan Spanyol 2-1.
Bagi Merino, itu menjadi gol ke-15 bersama timnas Spanyol. Empat dari lima gol terakhirnya untuk La Roja bahkan tercipta pada menit ke-88 atau setelahnya. Termasuk dua gol penentu kemenangan atas Portugal dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Meski kembali memberikan dampak besar, Merino mengakui ada perasaan kurang puas karena harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. “Saya sangat senang bisa kembali membantu tim dalam pertandingan lain di mana saya harus masuk dari bangku cadangan,” kata Merino kepada Teledeporte seusai pertandingan. “Saya masuk dengan sikap sebaik mungkin, meskipun Anda kecewa karena tidak menjadi starter dan ingin bermain lebih banyak.”
Baca Juga: Andalkan 9 Pemain Cadangan, Italia Kandaskan Turki
Namun, Merino tidak ingin kekecewaan pribadi mengganggu kepentingan tim. Dia menegaskan para pemain Spanyol tetap bersatu sebagai sebuah keluarga.
“Tapi tim ini adalah sebuah keluarga dan itu selalu terlihat. Seperti semua pemain yang bermain, saya bisa memberikan kontribusi saya.”
Peran sebagai supersub justru membuat Merino kembali menunjukkan ketajamannya. Dua golnya ke gawang Kroasia memperpanjang tren mencolok sang gelandang dalam seragam Spanyol.
Gol penyama pada menit ke-61 menjaga Spanyol tetap hidup. Merino kemudian menjadi penentu kemenangan pada menit ke-89 sekaligus memastikan La Roja meraih kemenangan keempat secara beruntun dalam rangkaian laga internasional September-Oktober.
Kemenangan tersebut juga memastikan Spanyol lolos ke perempat final UEFA Nations League. La Roja memimpin Grup A3 dengan 12 poin dari empat pertandingan, unggul tiga poin atas Inggris yang berada di posisi kedua.
Dengan performa seperti itu, Merino kembali memperlihatkan bahwa dirinya mampu menjadi pembeda ketika Spanyol membutuhkan gol. Hanya saja, di balik statusnya sebagai pahlawan dari bangku cadangan, ada satu hal yang masih mengganjal: Merino ingin lebih sering memulai pertandingan sejak menit pertama. (dm)





















