SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya beserta jajarannya menemui ratusan masyarakat Kampung Cigobang, Kecamatan Lebakgedong. Dalam kunjungannya selain untuk memastikan ketersediaan kebutuhan logistik, kegiatan tersebut juga untuk menyampaikan serta sekaligus mendata pembuatan rekening kepada masyarakat yang bermukim di hunian sementara untuk mendapatkan bantuan berupa uang sebesar Rp 500 ribu yang akan diberikan selama enam bulan berturut-turut ke masing Kepala Keluarga (KK).
Sebanyak 647 KK yang tinggal di huntara tersebut, merupakan korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada awal tahun 2020 lalu. Mereka terpaksa ditinggal di lokasi yang masih minim sarana dan prasarana tersebut agar bisa bertahan hidup. Pemerintah pun menjanjikan akan memberikan Dana Tunggu Hunian (DTH), dan itu telah direalisasikan setelah pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mentransfer uang sebesar Rp1,9 miliar lebih yang sudah masuk rekening kas daerah (Pemkab Lebak).
“DTH akan segera disalurkan kepada 647 KK melalui rekening bank yang ditunjuk pemerintah dan setiap KK akan menerima sebanyak Rp 500 ribu untuk enam bulan berturut-turut. Bupati berharap warga yang mendapat bantuan menggunakan dana tersebut secara bijak,” kata Iti Octavia Jayabaya, Kamis (23/7).
Untuk pembuatan rekening, Iti mengungkapkan, pihak bank akan datang langsung ke lokasi. “Nanti akan ada pihak bank yang datang ke sini (huntara-red) dan membuka rekening bagi korban bencana alam, saya harap bantuan yang diberikan ini dipakai secara baik untuk memenuhi kebutuhan bapak ibu semua,” tandasnya, seraya menambahkan untuk berhati-hati dan tidak mempercayai oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan meminta uang kepada warga Huntara Kampung Cigobang dengan alasan apapun.
Asnen salah satu warga terdampak yang tinggal di Huntara Kampung Cigobang mengatakan, dirinya sangat senang ketika mendapat kabar DTH akan segera cair. “Saya senang dapat kabar dari ibu bupati kalau DTH sudah bisa dicairkan, uangnya akan saya pakai untuk membeli kebutuhan keluarga,” ujar Asnen. (mulyana/made)
























