SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Satu rumah semi permanen milik Askari (65), warga Kampung Jasugih Barat, RT/RW 012/002, Desa Bojong, Kecamatan Bojong, rata dengan tanah, setelah dilalap api akibat korsleting listrik, Rabu (30/9), sekitar pukul 17.00 WIB.
Taruna Siaga Bencana Kecamatan Bojong, Suhardi membenarkan, kemarin (Rabu) sore telah terjadi musibah kebakaran. Kebakaran ungkap dia, pertama kali ketahui oleh istri korban yang kebetulan sedang berada di dalam rumah beserta anak-anaknya.
“Diduga api berasal dari korsleting listrik di bagian atas rumah, kemudian menyebar melalui kayu atap rumah. Karena sebagian besar material rumah berbahan kayu api dengan cepat menghanguskan bangunan itu,” kata Suhardi, Kamis (1/10).
Waktu itu kata dia, warga bersama aparat desa dan Tagana Bojong, yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api. Namun karena material bangunan yang mudah terbakar akhirnya api dengan cepat melahap semua bangunan beserta isinya.
Dia juga memastikan pada saat kejadian itu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
“Semua alat rumah tangga ikut terbakar tidak ada yang tersisa, tapi alhamdulilah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini korban bersama keluarganya sudah mengungsi ke rumah kerabatnya,” jelasnya.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pandeglang, Emil Salim mengatakan, usai menerima laporan kejadian, pihaknya langsung menerjunkan anggota Damkar ke lokasi untuk membantu memadamkan api.
Selain itu, bantuan logistik berupa makanan dan perlengkapan lain untuk para korban sudah diserahkan langsung oleh BPBD Pandeglang.
“Bantuan sudah disampaikan kepada korban kebakaran berupa beras, paket sandang, peralatan kebersihan, perlengkapan sekolah dan perlengkapan keluarga,” pungkasnya. (nipal/aditya)
























