SATELITNEWS.ID, PAKUHAJI—Masyarakat mengeluhkan kondisi Jalan Raya Pakuhaji di Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji yang rusak dan berlubang. Rusaknya jalan dinilai bisa membahayakan pengendara yang melintas.
Salah satu tokoh masyarakat Pakuhaji Darma (45) mengatakan, di jalan raya tersebut terdapat lubang-lubang besar dengan diameter 20 sentimeter dan kedalaman hingga 10 sentimeter. Katanya, keberadaan lubang itu dirasa sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara, khususnya roda dua.
Selain itu, Jalan Raya Pakuhaji juga sangat minim Penerangan Jalan Umum (JPU). Sehingga nyaris tidak terlihat, jika di jalan tersebut terdapat lubang yang cukup besar. Menurut Darma, jalan berlubang tersebut sudah cukup lama. Namun sampai saat ini belum ada penanganan berarti dari pemerintah.
“Jalan berlubang cukup lama, ditambah kalau malam sangat gelap karena minimnya penerangan jalan umum (PJU). Saya khawatir terjadi kecelakaan,” kata Darma kepada Satelit News, Minggu (21/11).
Darma mengatakan, pemerintah perlu melakukan inventarisir di ruas Jalan Raya Pakuhaji tersebut, untuk mencari titik yang sudah berlubang agar dilakukan perbaikan secepatnya.
“Jalan yang berlubang itu harus dikeruk dan dibeton kembali. Kalau sekedar diurug atau perawatan tidak tahan lama, tiga sampai lima bulan juga sudah hancur lagi,” ungkapnya.
Baca Juga: Marak Balap Liar, Polda Banten Ajak Masyarakat Turut Lakukan Pengawasan
Darma berharap pemerintah segera memperhatikan Jalan Raya Pakuhaji untuk diperbaiki. Pasalnya, jalan ini merupakan jalan utama dan jalan menuju kantor Pemerintah Kecamatan Pakuhaji.
“Semestinya Pemerintah Kecamatan Pakuhaji ini memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kalau sudah bagus kan untuk kepentingan bersama bukan untuk masyarakat saja,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang pengendara motor yang melintas bernama Barhan mengaku terganggu akan ada lubang-lubang di jalan itu. Apalagi selepas hujan turun, karena sangat licin dan berbahaya, sehingga rawan terjadi Laka lantas.
“Terganggu banget. Saya kan sering lewat sini. Kalau sudah hujan lubangnya jadi genangan, enggak kelihatan kan tahu-tahu kejeblos. Saya saja masih sering kaget, bagaimana orang yang baru pertama lewat sini,” ujarnya.
Bahrun berharap agar Pemerintah Kecamatan Pakuhaji bisa segera memperbaiki jalan berlubang tersebut dan memasang penerangan jalan umum.
“Ya harapannya sih cepat-cepat diperbaiki. Demi kepentingan bersama warga yang melintas. Kemudian juga agar segera dipasang lampu penerangan jalan umum,” pungkasnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Instruksikan Tak Ada Lagi Jalan Berlubang
























