Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Talas Beneng Ngetren di Pandeglang, Sedang Bagus dan Menguntungkan

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Jumat, 27 Nov 2020 08:00 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Talas Beneng Ngetren di Pandeglang, Sedang Bagus dan Menguntungkan

MENINJAU: Anggota DPRD Pandeglang, Miftahul Farid Sukur sedang menijau tempat pengolahan talas beneng, beberapa waktu lalu. (NIPAL/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Tak sedikit di wilayah Kabupaten Pandeglang, saat ini fokus mengembangkan talas beneng. Pasalnya, pasar talas tersebut sedang bagus dan menguntungkan. Seperti yang dirasakan petani talas beneng di Kampung Ciherang, Desa Ciherang Jaya, Kecamatan Cisata.

Petani talas beneng, Ahmad Rojali mengaku sudah menanam talas beneng seluas tiga hektar lebih dan sudah beberapa kali panen. Baik itu panen daunnya maupun umbinya. Karena saat ini, kata dia, talas beneng itu tidak hanya umbinya saja yang bisa dijual, namun daunnya juga bisa dijual.

“Ya saat ini ada pemasaran ekspor, akan tetapi sejauh ini saya masih menjualnya ke penampung lokal seperti ke Bekasi, Bogor dan daerah lainnya. Karena untuk diekspor langsung ketersediaan barangnya belum mencukupi,” kata Rojali, Kamis (26/11).

Adapun soal harga ungkap Rojali, lumayan menjanjikan. Dikarenakan untuk umbinya saja yang belum diolah harganya sebesar Rp1.500/ kg. Apalagi lajutnya, kalau sudah diolah, harganya mencapai Rp8 ribu/ kg.

“Nah, harga daunya juga lumayan tinggi, bahkan hampir lebih mahal dibanding umbinya. Untuk yang basah itu Rp1.500/ Kg, kalau yang kering Rp18 ribu/ Kg,” jelasnya.

Rojali menjelaskan, untuk waktu penanamannya itu mulai dari menanam hingga panen membutuhkan waktu selama 4 bulan, itupun panen daunnya. Sementara untuk panen umbinya itu selama satu tahun.

Baca Juga: TPS3R Batan Indah Tangsel Buktikan Zero Waste Bisa Dicapai

“Selain menanam, kami juga mengolah hasil panennya seperti, daunnya diolah dulu baru dijual, baik yang masih basah maupun yang sudah kering. Begitupun umbinya juga ada yang diolah dulu dan ada yang langsung dijual,” pungkasnya.

Dia menambahkan, ekspor hasil panen talas beneng itu ke Negara Belanda dan Jerman. Bahkan sekarang ini juga sudah banyak permintaan dari beberapa negara lain. Namun ia tidak bisa memenuhi karena ketersediaan barangnya terbatas.

BeritaTerbaru

Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Rabu, 9 Sep 2026 19:49 WIB
KLARIFIKASI -- Ketua IKAFA, Eri Sunarya, sampaikan klarifikasi. (ISTIMEWA)

Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi

Rabu, 9 Sep 2026 19:45 WIB
DIKELUHKAN -- ETLE terpasang di Jalan Soekarno-Hatta atau yang di kenal Jalan Bypass, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Tak Pernah ada Edukasi, ETLE di Jalan Bypass Lebak Dikeluhkan Masyarakat

Rabu, 9 Sep 2026 19:22 WIB
BELAJAR DARI RUMAH -- Seorang pelajar di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, melakukan belajar dari rumah didampingi orang tuanya, usai Pemkab Lebak memberlakukan PJJ yang kembali di perpanjangan sampai 11 September 2026, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Dampak Erupsi GAK Masih Terasa, Pemkab Lebak Perpanjang Kebijakan PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 19:17 WIB

“Kalau permintaan sudah banyak, tapi karena barangnya terbatas, jadi kami belum bisa memenuhi pasar yang lebih luas lagi,” keluhnya.

Rojali mengaku, hanya mendapatkan kendala tak ada penyuluhan dari pemerintah, karena selama ini, ia dan petani lainnya menanam talas beneng secara otodidak. Namun kendala dalam pengolahan tambahnya lagi, di bagian pengeringan saja yang sedikit terhambat. Dikarenakan ia tidak memiliki alat pengering, sehingga jika musim hujan seperti ini produksinya terhambat.

“Ya, mudah-mudahan pihak pemerintah bisa membantu untuk menurunkan alat pengering. Karena jika musim hujan, pengolahan talas beneng yang kami lakukan terhambat,” harapannya.

Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi Golkar, Miftahul Farid Sukur mengatakan, jika ada kendala dalam pengembangannya, pihaknya siap mendorong dan memfasilitasi agar pemerintah daerah bisa membantu para petani talas beneng ketika ada kesulitan.

Baca Juga: Pabrik Pengolahan Ban Bekas di Pasar Kemis Terbakar, Tiga Pegawai Terluka

“Tentu saya sangat mendukung petani talas beneng ini. Karena petani ini sudah menggali dan mengembangan potensi alam untuk peningkatan ekonomi warga. Apalagi saat ini pasarannya cukup bagus, sehingga peluangnya cukup besar,” pungkasnya. (nipal/aditya)

Tags: pemasaranpengolahanpetani talas beneng
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

LOKAKARYA MULTIPIHAK -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, saat menggelar acara Lokakarya Mutlipihak I "SIMPUL MANTAPS", di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Cara Baru Menata Sampah Jadi Berkah, DLH Lebak Gagas SIMPUL MANTAPS

Rabu, 9 Sep 2026 19:13 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
SPPG KOLELET -- Para pegawai SPPG Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, sedang menyiapkan menu. (ISTIMEWA)
Banten Region

Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif

Rabu, 9 Sep 2026 14:46 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
BERDOA BERSAMA -- Pengurus dan jajaran anggota SMSI-PWI Pandeglang, berdoa bersama untuk keselamatan 5 Jurnalis 2 Crew Kapal dan 1 Guide, yang hingga kini hilang kontak. (ISTIMEWA)
Banten Region

5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama

Rabu, 9 Sep 2026 10:50 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Senin, 7 Sep 2026 17:14 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Sofwan Kurnia Pimpin BI Banten, Dewi Setiani Dorong Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Sofwan Kurnia Pimpin BI Banten, Dewi Setiani Dorong Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Jumat, 4 Sep 2026 14:27 WIB
Sekolah PJJ, 316 SPPG Kabupaten Tangerang Ubah Distribusi MBG

Sekolah PJJ, 316 SPPG Kabupaten Tangerang Ubah Distribusi MBG

Selasa, 8 Sep 2026 08:14 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.