Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ketersediaan Tempat Tidur Hampir Penuh

Oleh Jarkasih
Jumat, 27 Nov 2020 08:50 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Ketersediaan Tempat Tidur Hampir Penuh

ILUSTRASI. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, CIPUTAT— Ketersediaan tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit di Kota Tangsel hampir penuh. Menyusul semakin meningkatnya jumlah pasien Corona yang menjalani perawatan di daerah tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Imbar Umar Ghazali menjelaskan, kondisi tersebut mulai terlihat dalam kurun waktu dua pekan terakhir seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Tangerang Selatan.

“Kalau menurut data yang masuk dari rumah sakit ada pemakaian tempat tidur yang meningkat. Peningkatannya dua minggu terakhir ada,” ujar Imbar, Kamis (26/11).

Kendati demikian, dia belum dapat menjelaskan secara rinci berapa total tempat tidur untuk isolasi yang sudah digunakan maupun yang tersedia saat ini. Dia hanya menyebut bahwa sejumlah pasien terkonfirmasi positif dirujuk ke rumah sakit di wilayah tetangga, seiring menipisnya ketersediaan tempat tidur Covid-19 di Tangerang Selatan.

“Jadi bisa diatasi dengan merujuk ke wilayah tetangga. Kayak Depok, Tangerang Kabupaten, Tangerang Kota, dan Jakarta, ke Wisma Atlet Kemayoran,” kata Imbar.

Para pasien tersebut dirujuk lantaran tempat tidur khusus Covid-19 yang tersisa tidak semuanya bisa digunakan oleh pasien terkonfirmasi positif. Alasannya, tidak semua rumah sakit rujukan di Tangerang Selatan memiliki dokter spesialis untuk merawat pasien positif Covid-19 dengan penyakit penyerta atau komorbid tertentu.

Baca Juga: Wabup Serang Pandji Tirtayasa Positif Covid-19, Begini Kondisinya

“Jadi dilihat kasusnya. Kalau dokter spesialinya tidak ready, berarti dia tidak menampung pasien Covid-19 dengan komorbid tertentu,” ungkapnya.

Berdasarkan data rekap tempat tidur Covid-19 Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, hingga Minggu 22 November 2020 terdapat 400 tempat tidur khusus isolasi pasien Covid-19. Tempat tidur itu tersebar di 22 rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di wilayah Tangerang Selatan. Dari 400 tempat tidur, sebanyak 342 atau setara 86 persen di antaranya sudah digunakan untuk mengisolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

BeritaTerbaru

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB

Sementara itu Pemkot Tangsel bersama Forkopimda telah melakukan evaluasi penanganan Covid-19. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengungkapkan tingkat kesembuhan Covid-19 di Kota Tangsel sudah mencapai 88,9 persen.

Airin menuturkan, pihaknya telah mendapat asistensi langsung dari staf khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Airin menyampaikan, untuk angka kesembuhan Covid-19 di Kota Tangsel sudah terbilang baik. Sebab angka kesembuhan di atas rata-rata nasional yakni 88,9 persen sedangkan nasional hanya 83 persen.

“Untuk angka positif rate-nya kita juga sekitar 3,4 padahal nasional 16. Namun memang angka kematian yang tadi ada sedikit berbeda sebetulnya, data yang kalau di Kemenko Maritim 3,4 tapi kita melihat sekarang di 4,4,” ungkap Airin di Puspemkot Tangsel, Ciputat.

Karena itu, Airin akan terus berusaha agar angka kematian Covid-19 di Kota Tangsel menurun. Meskipun, sambung dia, tingkat kedisiplinan masyarakat di Kota Tangsel sudah mencapai 77 persen.

Baca Juga: Guru dan Siswa Positif Covid-19, Beberapa Sekolah di Kabupaten Serang Hentikan PTMT

Namun, menurut dia, angka tersebut sudah cukup baik dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 71 sampai 72 persen. Padahal target Pemkot Tangsel tingkat kedisplinan terhadap protokol kesehatan di atas 90 persen.

“Nah dari itu semua ada penanganan. Di hulu,di tengah dan di hilir,” ujarnya.

Airin menjelaskan, untuk penanganan di hulu sekarang ini pihaknya terus melakukan penggalangan terhadap penerapan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (Tracing, Testing, Treatment).

Untuk penerapan 3M, Airin pun meminta kepada para camat untuk aktivasi terhadap satgas penanganan Covid-19. Selain itu, nantinya setiap gedung-gedung perkantoran pemerintah akan ada 3 orang menjadi BKO untuk memastikan pendisiplinan terhadap protokol kesehatan.

“Dimulai dari gedung-gedung yang kita punya bisa menjadi contoh bagi masyarakat maupun tempat keraiaman dan yang lainnya,” jelasnya.

Kemudian untuk 3T, Pemkot Tangsel sudah memiliki 2 PCR yang per hari bisa menampung bisa 300 orang. Namun hasil testnya maksimal masih 3 hari.

Karena itu, pihaknya diminta oleh staf khusus Menko Maritim untuk mempercepat menjadi 2 hari. “Kalau pun memang masih belum maka pada saat sudah diswab orang ini enggak boleh pergi, jadi jangan ke mana-mana dulu lah tunggu hasil, bisa isolasi mandiri atau bisa masuk ke Rumah Lawan Covid. Ini PR-nya agar untuk yang diswab ini bisa belum ke luar mereka enggak ke mana-mana agar tidak menularkan. Nah itu yang untuk di hulu percepatan test, tracking dan treatment,” jelasnya.

Untuk mensukseskan penanganan itu, Airin pun meminta bagi orang yang tanpa gejala (OTG) untuk tidak malu jika sudah merasa sudah tidak ada penciuman, batuk dan pilek atau merasa gejala Covid untuk melaporkan ke Satgas RT/RW atau langsung datang ke Puskesmas atau Labkesda Tangsel untuk memastikan positif atau tidak.

“Itu yang di hulu test, tracking dan treatment. Sehingga isolasi mandiri berkualitas, jangan sampai isolasi mandiri yang tidak dicek yang akhirnya ternyata mengalami pemburukan. Jadi kita lihat dari 4,4 persen kematian itu akibat dari yang datang terlambat, rata-rata di bawah 7 hari sudah meninggal. Berarti masa kritisnya antara 5 sampai 9 hari. Sebetulnya yang OTG enggak masalah imunitas, tapi yang OTG ada kormobid dan rata-rata yang meninggal karena ada kormobidnya dan rata-rata yang meninggal itu di ruang perawatan. Jadi pas datang ICU-nya penuh. Padahal kalau datang enggak usah kritis dulu di ruangan perawatan pun bisa sembuh sebetulnya tetapi karena ketidaktahuan cara menangani apalagi yang punya kormobid akhirnya dateng dalam kondisi yang sudah parah, ruangan ICU-nya penuh akhirnya meninggal,” urainya.

Kemudian untuk penanganan di hilir, lanjut Airin, pihaknya akan menambahkan ruangan ICU. Sekarang ini sudah ada satu rumah sakit lagi yang sudah bersedia bekerjasama dengan Pemkot Tangsel untuk menjadi rumah sakit rujukan Covid-19.

“Nah tadi saya bicara boleh enggak Kemenkes punya alat kita pinjam saja, mereka kan sudah mau kita support mereka jadi khusus rujukan jadi enggak terlalu jauh,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkot Tangsel juga akan menjadikan ruangan ICU di RSUD Tangsel untuk penanganan Covid-19. “Tadi laporan dari Dinkes RSUD gedung 3 sudah selesai. Dalam waktu dekat kita mau persemian. Sehingga ICU yang di gedung satu kita akan fokuskan untuk ICU yang penanganan Covid, nanti untuk yang ICU biasa di gedung 3. Nah itu yang di hilirnya,” tambahnya. (irm/bnn/jarkasih)

Tags: kasus positif covid-19 meningkatpenanganan covid-19positif covid-19
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi

Sabtu, 5 Sep 2026 07:19 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
Kota Tangerang

TPP PPPK Kota Tangerang Naik 15 Persen, ini Respons Forum Pegawai

Jumat, 4 Sep 2026 18:24 WIB
Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Kabupaten Tangerang

Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jumat, 4 Sep 2026 17:53 WIB
Headline

Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan

Jumat, 4 Sep 2026 16:03 WIB
Kota Tangerang

Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Jumat, 4 Sep 2026 15:00 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Selasa, 1 Sep 2026 08:54 WIB
MENDISTRIBUSIKAN AIR BERSIH : Jajaran Polda Banten, mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga Tigaraksa. (ISTIMEWA)

Tangani Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih

Minggu, 30 Agu 2026 13:07 WIB
Warna Pelangi Jembatan Dipersoalkan FPI, Begini Respons Dinas PUPR Lebak

Warna Pelangi Jembatan Dipersoalkan FPI, Begini Respons Dinas PUPR Lebak

Rabu, 2 Sep 2026 19:18 WIB
Menyerupai Simbol LGBT, Warna Pelangi Jembatan di Lebak Dipersoalkan Ormas FPI

Menyerupai Simbol LGBT, Warna Pelangi Jembatan di Lebak Dipersoalkan Ormas FPI

Selasa, 1 Sep 2026 19:00 WIB
Buron Pencuri Rumah Kosong Diciduk di Kota Tangerang

Buron Pencuri Rumah Kosong Diciduk di Kota Tangerang

Minggu, 30 Agu 2026 18:03 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.